Menurut sang ayah, tekanan dalam industri film Hollywood menyebabkan Ben dan Casey Affleck menjadi pecandu alkohol.
- Tim WowKeren
- Jumat, 09 Februari 2018 - 13:43 WIB
WowKeren - Bukan rahasia lagi jika aktor "Batman", Ben Affleck, merupakan seorang pecandu alkohol. Tak hanya Ben, sang adik, Casey Affleck ternyata juga memiliki kebiasaan buruk tersebut.
Tentu saja hal ini membuat Timothy Affleck selaku sang ayah merasa kecewa. Dalam wawancaranya dengan Grazia, ayah dari dua aktor kondang tersebut terang-terangan menyalahkan Hollywood.
Menurutnya, dunia Hollywood telah membuat kedua putranya tertekan dan akhirnya menjadi pecandu. Timothy juga mengatakan bahwa tuntutan dalam insdustri film sangat berpengaruh pada kehidupan pribadi mereka.
"Hollywood adalah tempat yang menjijikkan. Aku rasa inilah penyebab utama Ben menjadi pemabuk," ujar Timothy dilansir Eonline pada Jumat (9/2). "Kau dituntut sangat keras untuk mengembangkan diri dan akhirnya mempengaruhi kehidupanmu. Menurutku itulah salah satu bahayanya industri film."
Lebih lanjut, Timothy menjelaskan bahwa dirinya juga pernah menjadi pecandu, namun akhirnya ia mampu untuk pulih. Oleh karena itu, dia pun sangat memahami keadaan Ben sekarang.
"Aku adalah pecandu kronis selama bertahun-tahun. Aku mencoba untuk pulih, untungnya aku berhasil," lanjut Timothy. "Ben benar-benar ingin sembuh. Aku sama sekali tidak meragukannya, dia ingin menyeimbangkan kehidupan pribadi dan kariernya."
Ben memang dikenal sebagai pencandu alkohol pada awal kariernya. Namun ketika dia menikahi Jennifer Garner pada 2005 silam, hidupnya mulai membaik.
Ben pun sempat pulih dari kebiasaan buruk tersebut. Namun ia kembali kambuh setelah bercerai hingga mengharuskannya untuk menjalani rehabilitasi.
Sementara Casey sempat terlibat kasus kekerasan seksual pada 2010 lalu. Kala itu, dua kru perempuan "I’m Still Here" menuding Casey melakukan pelecehan kepada mereka saat syuting.
Menanggapi hal tersebut, Timothy mengatakan kedua putranya adalah pria yang sopan dan baik. Mereka tahu cara memperlakukan perempuan dengan benar.
"Kedua putraku adalah pria yang baik. Mereka memperlakukan perempuan dengan benar, aku bisa menjamin hal itu," tambah Timothy. "Mereka berdua pekerja keras. Mereka juga memiliki rasa empati yang tinggi."
(wk/)