Bersengketa dengan Katy Perry Selama Bertahun-Tahun, Biarawati Ini Putus Asa
Selebriti

Biarawati tersebut mengungkapkan bahwa Uskup Agung mulai mengirim mereka ke rumah pensiunan satu per satu secara terpisah.

WowKeren - Katy Perry memang diketahui mengalami masalah sengketa jual beli properti dengan biarawati sejak tahun 2015 silam. Kala itu, pelantun "Roar" ini mengajukan tuntutan hukum terhadap pemilik restoran bernama Dana Hollister. Tuntutan tersebut berkaitan dengan pembelian biara seluas 8 hektar di Los Angeles.

Kasus ini pun disidangkan pada 9 Maret lalu. Namun selama persidangan, seorang biarawati bernama Catherine Rose Holzman yang terlibat dalam tuntutan hukum tersebut dinyatakan pingsan dan kemudian dikonfirmasi meninggal dunia.

Dilansir Aceshowbiz pada Selasa (20/3), biarawati lain bernama Rita Callanan mengatakan bahwa sengketa hukum selama bertahun-tahun dengan Katy Perry telah membuatnya putus asa. Biarawati berusia 80 tahun itu merasa tak memiliki harapan setelah ia dan beberapa rekannya dikirim ke rumah-rumah pensiunan dan rekening bank mereka ditutup.

Pada bulan Juli 2015, Royal Katolik Archbishop Los Angeles (RCA), yang dipimpin oleh Uskup Agung Jose Gomes, menjual biara kepada Katy dengan harga USD 10 juta (sekitar Rp 137 miliar). Saat itu Uskup Agung mengklaim bahwa biara tersebut berada di bawah kepemilikan RCA.

Namun, dua biarawati mengklaim bahwa biara itu telah menjadi milik Ordo selama 45 tahun dan menjadi hak mereka untuk menjualnya. "Dia (Jose Gomes) mengklaim bahwa Roma memberinya izin. Ternyata surat untuk memberinya otoritas bukanlah berasal dari Roma, tetapi dari seorang teman Uskup Agung," kata Rita.

Selain itu, menurut Rita, Sir Daniel Donohue dan istrinya Countess Bernardine Murphy Donohue memberikan properti itu kepada para biarawati pada tahun 1950-an. Kemudian, para biarawati mengumpulkan uang mereka dan mampu melunasinya dengan harga USD 626 ribu (sekitar Rp 8 miliar) selama tiga tahun.


"Selama bertahun-tahun dalam kehidupan religiusku, aku tidak akan pernah berharap melawan seorang Uskup Agung untuk mempertahankan harta dan uang kami sendiri, sehingga kami dapat merawat diri kami. Kami tidak ingin uskup agung menangani uang kami," lanjut Rita.

Lebih lanjut, biarawati tersebut juga mengungkapkan bahwa Uskup Agung mulai mengirim mereka ke rumah pensiunan satu per satu secara terpisah. Tak sampai disitu, Rita juga menyebut bahwa para biarawati tidak dirawat dengan benar.

"Aku memiliki masalah kesehatan, aku menderita diabetes dan kanker payudara. Mereka tidak membayar tagihan tepat waktu. Dia mengklaim merawat kami, itu tidak benar," tambah Rita.

Rita juga menyebut bahwa gaji yang ia terima tidak cukup untuk membayar biaya hidupnya. Apalagi sejumlah biarawati juga mulai sakit-sakitan.

"Aku mendapatkan gaji, tapi itu tidak cukup untuk membayar biaya hidupku. Biaya hidup telah meningkat. Anggota yang lain juga sakit," imbuh Rita.

Sementara itu, saat ini Rita tinggal di sebuah biara kecil yang dekat dengan Gereja Katolik St. Bernadette di Los Angeles. Biara tersebut adalah bangunan yang tak layak huni, bahkan berkuran sangat kecil.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait