WowKeren.com Logo
WowKeren Slogan
WK COMMUNITY
Topik Keren
TAGS

Dinilai Sebarkan Ujaran Kebencian di MedSos, Ahmad Dhani Kena Dakwa UU ITE

16 Apr 2018 18:58:11 WIB, OLEH : Tim Redaksi
Ahmad Dhani telah menjalani sidang kasus ujaran kebencian dan telah didakwa dengan UU ITE.

WowKeren adn Kanal247

WowKeren.com - Sidang kasus ujaran kebencian yang menyeret musisi telah digelar pada 16 April 2018. Suami tersebut datang didampingi oleh putranya, , ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dedyng Wibianto Atabay, menyebutkan bahwa Dhani sengaja menyebar kebencian berbentuk SARA (suku, ras, agama, dan antargolongan). Dedyng juga menyebut saksi bernama Bimo ikut menyebarkan kebencian bersama Dhani.

"Bahwa Ahmad Dhani bersama saksi Bimo pada Februari 2017, bertempat di Gang Edi, Setiabudi, Jakarta Selatan," ujar Dedyng dikutip WowKeren saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (16/4). "Dengan sengaja menyebar kebencian berdasar SARA."

Lebih Lanjut, Dedyng menjelaskan kronologi ujaran kebencian yang dilakukan Dhani lewat media sosial Twitter. Pentolan grup band tersebut mengirim tulisannya melalui aplikasi pesan kepada Bimo.

"Sejak 2010 hingga 2014 Ahmad Dhani memakai sendiri akun Twitter miliknya lewat komputer. Sejak 2014, Ahmad Dhani memakai handphone Iphone 6 yang dikhususkan untuk media sosial," jelas Dedyng. "Kemudian handphone tersebut digunakan Ahmad Dhani untuk mengirim tulisan kepada saudara saksi ST alias Bimo melalui pesan WhatsApp."

Selanjutnya, Dedyng membeberkan bahwa Bimo dibayar sebesar Rp 2 juta sebagai admin akun Twitter Dhani. Tugas Bimo mengunggah tulisan yang dikirim oleh Dhani dan diposting di Twitter.

"Saksi ST alias Bimo berperan sebagai admin untuk akun Twitter Ahmad Dhani," sambung Dedyng. "Saksi Bimo mendapat gaji sebesar Rp 2 juta."

Selain itu, Dedyng juga mendakwa Dhani dengan Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 45A ayat 2 tersebut mengancam hukuman paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Usai dakwaan dibacakan oleh JPU, Ketua Majelis Hakim, Ratmoho, memutuskan sidang akan dilanjutkan pada 23 April mendatang. Agenda sidang tersebut adalah pembacaan eksepsi atau nota pembelaan dari pihak Dhani.

Sementara itu, kasus ujaran kebencian Dhani bermula dari laporan yang diajukan oleh Jack Boyd Lapian. Jack yang mengaku sebagai pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ini melaporkan unggahan Dhani di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST. (wk/kr)

Loading...

Berita Ahmad Dhani terkait :
Ahmad Dhani Bantah Gaji Admin Twitter untuk Sebarkan Kebencian
Sangar dan Berlidah Tajam, Ahmad Dhani Super Lembut Perlakukan Mulan
Ahmad Dhani Pede Gaya Blangkon Bakal Ditiru Jokowi, Fans Maia Sindir Halusinasi
Soal Kasus Ahmad Dhani, Fadli Zon: Cuitan Dia Tidak Merendahkan Siapapun
Lihat berita terbaru Ahmad Dhani ...

Koleksi foto Ahmad Dhani terkini (474 foto):
Ahmad Dhani Tampil Serba Hitam
Ahmad Dhani Saat Pembukaan Karaoke 'Ahmad Dhani's Masterpiece Family'
Ahmad Dhani Tampil di Panggung AMI Awards 2015
Bulan April dimanfaatkan oleh sejumlah selebriti untuk liburan ke luar negeri, termasuk Ahmad Dhani dan Mulan Jameela.
Ahmad Dhani Memprotes Maraknya Unggahan Lagu Ilegal
Keluarga Ahmad Dhani Berfoto Bersama

BERITA : Seleb | Korea | Film | TV | Musik | Olahraga | Umum | WK on Twitter | WK on Facebook | Mobile Version
Tentang Kami | Kontak | Job Vacancy | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan    © 2018 Copyright MEDIA INFO. All Rights Reserved.