Sheryl Sheinafia mengaku pernah bermimpi jadi animator sebelum terjun di industri musik Tanah Air.
- Jumat, 08 Juni 2018 - 16:42 WIB
WowKeren - Penikmat film animasi dunia tentu tak asing lagi dengan nama Pixar. Perusahaan yang bergerak di bidang animasi itu berhasil mengguncang dunia lewat film "Cars", "Toy Story", sampai "Finding Nemo". Film-film animasi tersebut tak hanya digemari oleh anak-anak saja, tetapi juga orang dewasa.
Kecintaannya dengan film animasi membawa Sheryl Sheinafia terbang ke San Fransisco, Amerika Serikat, untuk mengunjungi kantor Pixar pada pertengahan Mei 2018 lalu. Selama berada di sana, Sheryl juga bertemu dengan sutradara "Incredibles 2" dan film pendek "Bao".
"Aku bisa ketemu sama sutradara dari short film 'Bao', ketemu juga sama sutradara film 'Incredibles'," terang Sheryl di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pada Kamis (7/6). "Habis itu melihat satu kantor Pixar, ngerasain gimana sih sebenarnya."
Di sana, Sheryl juga berkesempatan untuk mecoba menjadi pengisi suara alias dubber. Menurutnya, dubbing memiliki tantangan tersendiri karena harus menyesuaikan ucapan dengan gerak bibir tokoh yang sedang diperankan.
"Buat dubbing itu experience-nya sangat tricky, aku harus persis sama lafalnya si karakter-karakternya. Itu susah banget ternyata," lanjut Sheryl. "Aku cobain Dash, kami disuruh improve (dialognya)."
Kehadirannya di kantor Pixar yang menjadi representasi Indonesia pun membuat Sheryl tak ingin melewatkan sesi wawancara dengan para sutradara. Selama bertemu dengan sutradara "Incredibles 2", Sheryl sempat menanyakan mengenai perkembangan karakter di film tersebut.
"Sheryl tanya-tanya sama dia soal character development dalam film 'Incredibles 2' ini," tambah Sheryl. "Karena banyak orang yang penasaran soal Jack-Jack dan perkembangan dia seperti apa."
Sheryl yang kini sukses sebagai aktris dan juga penyanyi solo rupanya pernah bercita-cita menjadi seorang animator. Namun seiring berjalannya waktu, ia justru memilih industri musik sebagai jalan hidupnya.
"Aku rasa untuk jadi animator atau orang desain udah pernah mau, karena dulu aku masuk DKV," ungkap Sheryl. "Tapi saya pilih ngamen saja, gitu."
Selama di kantor Pixar, Sheryl bersama rombongan representasi dari Asia lainnya diajak untuk membuat kopi di kantin mereka. Rupanya, kopi dipilih Pixar sebagai media yang memberi tahu proyek besar apa yang sedang digarap.
"Bagaimana mereka (para pekerja) bisa ditemukan di satu tempat?" cerita Sheryl. "Itu kan di kantin, mereka pasti minum kopi. Nah, semua kopi dibikin ada karakter 'Incredibles', semua menu makanan juga dikasih nama super power. Semua kursinya saja (bertema) 'Incredibles'."
Film "Incredibles 2" rencananya akan rilis 15 Juni mendatang. Saat mengunjungi kantor Pixar, Sheryl sampai tak kuasa menahan kebahagiaannya karena bisa menonton beberapa cuplikan dari cliffhanger atau akhir cerita film tersebut.
(wk/Afif)