Hidupnya Dinilai Berantakan dan Selalu Bermasalah, Johnny Depp Buka Suara
Getty Images
Selebriti

Mulai dari kecanduan alkohol hingga masalah keluarga, Johnny secara blak-blakan mengungkap berbagai rahasia terdalam yang selama ini ia simpan.

WowKeren - Bukan rahasia lagi jika beberapa tahun terakhir ini nama Johnny Depp selalu terlibat dengan berbagai masalah hukum. Mulai dari kasus perceraiannya dengan Amber Heard yang disebut-sebut dipicu karena masalah kekerasan dalam rumah tangga, hingga gugatan hukum antara dirinya dengan mantan manajemennya, TMG.

Awal bulan ini, Johnny juga sempat mengejutkan publik saat tampil dengan kondisi yang memprihatinkan. Baru-baru ini, beredar sejumlah foto terbaru Johnny yang tampak tak sebugar biasanya. Foto-foto tersebut diketahui diambil oleh penggemar di hotel Four Seasons di St Petersburg, Rusia.


Dalam foto yang dibagikan, Johnny tampak mengenakan kaus hitam, celana jins, serta topi hitam. Yang menjadi sorotan adalah wajah sang aktor yang terlihat pucat serta banyaknya keriput yang tampak jelas di sekitar mulut, bawah mata, serta leher. Bahkan banyak yang menduga jika aktor kondang tersebut tengah menderita sakit keras.

Sadar bahwa kehidupannya menjadi sorotan, Johnny pun akhirnya buka suara. Dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone baru-baru ini, aktor "Alice in Wonderland" tersebut secara blak-blakan mengungkap berbagai rahasia terdalam yang selama ini ia simpan.

Dalam artikel yang ditulis oleh jurnalis Stephen Rodrick, Johnny digambarkan sebagai orang yang sangat terbuka dengan kebiasaan dirinya mengonsumsi alkohol dan merokok. Bahkan Stephen menyebut cerutu dan wine bertebaran di rumah sang aktor.

"(Johnny) Depp duduk di ujung meja dan bergerak mengambil sejumlah kertas linting dan tembakau cacah, dia bertanya apakah aku keberatan (jika dia merokok)," tulis Stephen. "Aku bilang tidak. Dia berhenti sebentar. 'Baiklah, mari minum wine dulu'. Dan kegiatan itu berlangsung selama 72 jam."

Lebih lanjut, aktor "Pirates of the Carribean" tersebut juga tidak malu mengisahkan pengalamannya menggunakan narkotika. Bahkan Johnny sempat mengaku bahwa ia menyesal tidak lagi menyimpan obat quaalude yang mengandung methaqualone. "(Obat) itu terbuat dari sedikit arsenik atau strychnine," tutur Johnny.

Aktor berusia 55 tahun ini juga bercerita bahwa dirinya pernah pernah menyuruh seorang preman di Florida untuk memukulnya tanpa alasan. Hal tersebut terjadi saat dirinya berada di bawah pengaruh obat.

Dalam wawancara tersebut, Johnny juga membahas tentang mendiang ibunya, Betty Sue yang meninggal pada 2016 lalu setelah lama mengidap kanker. Sang aktor bercerita bahwa gaji pertamanya adalah untuk membeli kuda kecil dari sebuah peternakan di Kentucky, tempat ibunya berasal. Kuda itu dipersembahkan untuk sang ibunda yang ia sebut berasal dari keluarga yang miskin.

Johnny juga tak segan mengaku bahwa ia dan ibunya dahulu hidup miskin hingga berpindah-pindah tempat sampai 40 kali. Meski mencintai sang ibu, Johnny tak menampik bahwa mereka seringkali bertengkar dan terlibat cekcok. Bahkan Johnny menyebut bahwa ibunya adalah orang paling kasar yang pernah ia temui seumur hidupnya.

"Betty Sue, aku memujanya," kata Johnny. "Tapi dia bisa benar-benar menjadi 'gila'. Ibuku mungkin jadi orang terkasar yang pernah kutemui dalam hidupku."

Johnny juga berbicara mengenai masalahny dengan TMG adalah soal pengelolaan keuangan sang aktor. TMG menyebut bahwa hidupnya amat boros hingga menghabiskan USD 30 ribu (sekitar Rp 423 juta) hanya untuk wine.

Gaya hidup tersebut dituding menjadi bangkrutnya Johnny, namun sang aktor dengan tegas membantahnya, "Itu menghina kalau mengatakan aku menghabiskan USD 30 ribu untuk wine. Karena aslinya jauh lebih banyak," tutur Johnny.

Di akhir wawancara, Johnny menyebut masalah yang datang kepadanya usai perpisahannya dengan Amber Heard membuatnya amat stres dan depresi. "Aku berada di titik terendah yang pernah kualami," imbuh Johnny.

Mirisnya, ia pun mengaku menghabiskan sepanjang waktu dengan meminum vodka untuk menghibur diri. "Aku menghibur diri dengan vodka di pagi hari dan memulai menulis hingga menangis sampai aku tidak bisa melihat tulisanku sendiri," ungkapnya.

Johnny pun mengaku bahwa ia telah berusaha untuk mengubah kebiasaannya, namun semuanya tak berjalan sesuai yang ia harapkan. "Aku mencoba mencari tahu apa salahku. Aku mencoba baik ke semua orang, membantu semua orang, jujur dengan semua orang. Dan semua masalah ini masih saja terjadi," pungkasnya.

You can share this post!

Related Posts