Mahasiswi WNI Jadi Korban Pemerkosaan di Belanda, Polisi Berhasil Menangkap Pelaku
Dunia

Berikut kondisi terakhir mahasiswi WNI pasca kasus pemerkosaan brutal yang terjadi di Belanda.

WowKeren - Kabar menyahat hati datang dari salah satu mahasiswi WNI di Belanda, tepatnya di kota Rotterdam. Mahasiswi tersebut telah diperkosa oleh laki-laki tak dikenal.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Hag dengan sigap membantu polisi Belanda untuk menyelidiki kasus pemerkosaan itu. Mahasiswi yang identitasnya dirahasiakan tersebut saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit di Rotterdam.


"Untuk privasi, yang bersangkutan minta namanya tidak disebutkan. Atase Kepolisian KBRI dan Atase Pendidikan KBRI ikut membantu menanganinya," ujar Duta Besar RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja saat dilansir CNN Indonesia pada Kamis (26/7). "KBRI juga sudah berkoordinasi dengan Persatuan Pelajar Indonesia Rotterdam".

Diketahui pula dari salah satu media Belanda Nederlandse Omroep Stiching (NOS), bahwa pemerkosaan yang menimpa mahasiswi Indonesia di Universitas Erasmus tersebut terjadi pada Sabtu (21/7). Ia bersepeda dari Stasiun Pusat Rotterdam ke rumahnya sekitar pukul 5.30 pagi dan diikuti seorang pria.

Usai memarkir sepedanya di jalan dekat rumah, pelaku mencekik mahasiswi tersebut dengan menggunakan rantai sepeda sampai tak sadarkan diri. Ketika tak sadarkan diri, pelaku mulai memerkosanya.

Tak lama, mahasiswi berusia 20-tahunan itu mengalami pendarahan hebat. Dalam keadaan rapuh, ia berusaha mencari bantuan yang akhirnya ditolong oleh warga sekitar dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Selang beberapa hari, kepolisian Belanda akhirnya berhasil menangkap pelaku tersebut. Ia diringkuk polisi saat berada di Herman Bavinckstraat, Rotterdam.

"Tersangka adalah pemuda berusia 18 tahun asal Rotterdam," kata Polisi, Rabu (25/7). "Pemuda tersebut ditangkap pada Selasa sore".

Berdasarkan deskripsi korban dan rekaman video kamera keamanan sepanjang rute perjalanan korban, akhirnya pihak kepolisian Belanda dapat dengan sigap menemukan tersangka. Polisi juga mengatakan penangkapan tersangka sebagai langkah besar dalam penyelidikan.

"Setiap orang sangat ingin menangkap tersangka secepatnya," ungkap kepala penyelidik Albert Jansen yang dilansir NLTimes. "Ini tidak mengurangi penderitaan korban, tapi kami berharap sedikitnya bisa membantu proses pemulihan".

Sementara itu, I Gusti Agung Wesaka Puja selaku Duta Besar RI untuk Belanda memastikan pelaku telah ditangkap. Ia juga berharap korban dapat segera pulih.

"Dari info yang kami peroleh, sudah ada yang ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut dan dihukum sesuai ketentuan peraturan di Belanda," tutur Dubes Puja. "Saat ini korban juga masih dalam perawatan. Namun masih belum boleh dijenguk, karena pihak polisi dan rumah sakit tidak memberikan izin".

You can share this post!

Related Posts