8 Benda Ini Bisa Jadi Sarang Kuman dan Sangat Bahaya untuk Tubuh Jika Dipakai Lama
iStock
Health

Teliti lagi masa pakai benda-benda ini, segera buang dan ganti yang baru untuk menghindarkanmu dari risiko kesehatan berbahaya.

WowKeren - Kuman dan bakteri bisa bersembunyi di manapun, tak terkecuali pada benda-benda yang biasa dianggap bersih. Mengerikannya lagi, banyak di antara kita mungkin juga tak sadar bahwa benda-benda di rumah ini harus segera diganti. Bukan cuma karena masa pakai mereka yang sudah habis, namun juga penyakit berbahaya yang siap mengintaimu.

Selain bakteri, dalam benda-benda tersebut juga menyimpan kandungan kimia berbahaya. Jika lama disimpan dan digunakan, bahan-bahan itu bukan tak mungkin akan memberikan efek seperti kemandulan, kanker, hingga kerusakan jaringan ginjal.

Untuk mengantisipasinya, sebaiknya kamu mulai memperhatikan masa pakai benda-benda ini. Lebih baik lagi kalau kamu mulai membuang dan berhenti menggunakannya. Apa saja benda-benda itu? Simak daftarnya sebagai berikut.

(wk/silm)

1. Cek Masa Pakai Produk Riasanmu, Maskara Harus Dibuang Sesudah 3 Bulan


 Cek Masa Pakai Produk Riasanmu, Maskara Harus Dibuang Sesudah 3 Bulan

Produk make up sudah seperti makanan sehari-hari bagi para wanita. Sayangnya, beberapa dari mereka mungkin tidak terlalu peduli dengan masa pemakaian produk yang mungkin lebih pendek dari yang tertera di kemasan.

Beberapa produk make up hanya memiliki masa simpan produk sekitar 24 bulan saja. Pada maskara bahkan hanya berlaku selama 3 bulan saja.

Produk make up banyak menggunakan bahan pengawet untuk menjaganya tetap segar. Seiring berjalannya waktu, pengawet tersebut bisa habis dan mengurangi keefetivitasan produk. Selain itu, pertumbuhan bakteri dan jamur juga bisa muncul pada produk make up yang sudah lewat masa pakainya. Hasilnya, kulitmu bisa menjadi rusak dan terkena bahaya penyakit lainnya.

2. Pengharum Ruangan Mengandung Zat yang Bisa Sebabkan Kanker Testis pada Pria


Pengharum Ruangan Mengandung Zat yang Bisa Sebabkan Kanker Testis pada Pria

Kandungan berbahaya dalam semprotan pengharum ruangan sudah banyak dibahas sejak dulu. Kandungan zat kimia phthalates dalam pengharum ruangan mampu menyebabkan sejumlah bahaya kesehatan. Hal ini tentu saja harus segera diwaspadai.

Kandungan phthalates dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan masalah reproduksi. Jika terus-terusan terpapar zat tersebut, bukan tak mungkin menyebabkan malformasi pada saluran reproduksi laki-laki dan bahaya kanker testis. Mengerikannya, banyak produk yang sepertinya tak mencantumkan kandungan phthalates dalam produk semprotan pengharum ruangan mereka.

3. Kandungan Berbahaya Alat Masak Anti Lengket Menyimpan Berbagai Risiko Kesehatan


Kandungan Berbahaya Alat Masak Anti Lengket Menyimpan Berbagai Risiko Kesehatan

Berbagai inovasi peralatan dapur coba dimunculkan untuk mengatasi masalah-masalah yang selama ini banyak mengganggu. Salah satu inovasi yang banyak digemari adalah munculnya panci dan beberapa peralatan anti lengket lainnya. Sayangnya, di balik semua itu, ada bahaya yang bisa mengintai kesehatanmu.

Peralatan masak semacam ini sudah dibuat dengan bahan-bahan kimi yang sangat berbahaya bagi tubuh, terutama untuk organ hati, tiroid, dan sistem kekebalan tubuh. Masalahnya terletak pada kandungan perfluorooctanoic acid (PFOA) yang ada dalam beberapa benda anti lengket. Lebih baik untuk memilih produk peralatan masak yang berbahan stainless steel, kaca, keramik, atau besi.

4. Sabun Anti Bakteri Justru Mengandung Zat yang Ikut Membunuh Bakteri Baik


Sabun Anti Bakteri Justru Mengandung Zat yang Ikut Membunuh Bakteri Baik

Di balik kata embel-embel antibakteri yang ada di sabun antibakteri, ternyata ada suatu komponen yang justru berbahaya. Sabun antibakteri mengandung komponen triclosan yang dapat mengubah pengaturan hormon.

Penelitian lain menyebutkan bahaw kandungan triclosan berkontribusi untuk membuat bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik. Dengan begitu, kandungan triclosan ini akan membunuh semua bakteri, termasuk bakteri yang baik. Untuk itu, lebih aman untuk mencuci tangan dengan sabun cuci biasa. Lebih baik lagi dengan memastikan bahwa sabun yang kamu pakai bebas dari kandungan triclosan.

5. Spons Cuci Piring Harus Diganti Setiap Minggu


Spons Cuci Piring Harus Diganti Setiap Minggu

Kalau ada barang yang harus segera diganti namun banyak diabaikan, jawabannya mungkin adalah spons cuci piring. Ya, beberapa orang memilih mengganti spons mereka saat sudah usang atau sudah tak mengeluarkan busa. Padahal, masa pakai spons cuci piring bisa lebih pendek daripada itu, lho.

Spons cuci piring sering disebut sebagai barang paling kotor yang ada di dapur dan mungkin seluruh rumah. Spons cuci piring juga ternyata 200.000 kali lebih kotor dari tempat duduk toilet.

Mengerikannya lagi, spons cuci piring yang terlampau kotor bisa membawa bakteri yang bernama Campylobacter. Jika menyerang manusia, bakteri tersebut dapat menyebabkan kelumpuhan. Ih, serem banget kan? Untuk itu, segera ganti spons cuci piringmu setiap satu minggu atau kurang dari itu.

6. Lilin Aroma Terapi Bisa Sebabkan Gangguan Pernapasan Hingga Masalah Reproduksi


Lilin Aroma Terapi Bisa Sebabkan Gangguan Pernapasan Hingga Masalah Reproduksi

Lilin aroma terapi mungkin berbau harum, namun kandungan di dalamnya bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Beberapa lilin aroma terapi diketahui mengandung bahan kimia seperti benzena yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan gangguan pernapasan.

Selain itu, kandungan tersebut juga bisa menyebabkan masalah pada masalah reproduksi dan kerusakan otak serta sistem saraf. Ketika lilin aroma terapi tersebut dibakar, benda itu akan melepaskan zat toluena, karsinogen, dan beberapa lainnya yang berbahaya. Untuk menggantinya, gantilan lilin aroma terapi tersebut dengan minyak esensial atau lilin dengan bahan kedelai.

7. Pembersih Toilet Sangat Berbahaya


Pembersih Toilet Sangat Berbahaya

Salah satu barang rumahan yang masih banyak digunakan hingga saat ini adalah pembersih toilet. Padahal, kandungan asam berbahaya terdapat di dalamnya yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Kandungan bahan korosifnya seperti asam klorida dapat menyebabkan kulit terbakar dan sakit mata jika terjadi kontak langsung. Efeknya bisa lebih buruk lagi jika dicampur dengan pemutih klorin dan amonia. JIka terhirup, kerusakan ginjal dan iritasi saluran pernapasan mungkin terjadi.

8. Masa Pakai Sikat Gigi Hanya 3 Sampai 4 Bulan Saja, Segera Ganti


Masa Pakai Sikat Gigi Hanya 3 Sampai 4 Bulan Saja, Segera Ganti

Sudah tahu soal masa pakai sikat gigi? Jangan-jangan selama ini kamu masih rajin memakai sikat gigi yang sudah habis masa pakainya.

Sikat gigi memiliki masa pakai sekitar 3 hingga 4 bulan. Jika lebih lama dari itu, benda yang satu ini bisa menjadi sarang kuman dan bakteri. Menurut American Dental Association, masa pakai yang sudah habis pada sikat gigi juga bisa mengurangi keefektivitasannya. Kamu juga perlu tahu bahwa masa pakai sikat gigi anak-anak lebih pendek daripada orang dewasa.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait