Pesawat Lion Air Tabrak Tiang di Bengkulu, Begini Pengakuan Penumpang
Nasional
Lion Air Bengkulu-Jakarta Tabrak Tiang

Romidi juga menuturkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

WowKeren - Lion Air kembali tertimpa masalah. Pesawat Lion Air JT-633 rute Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu menuju Bandar Soekarno-Hatta, Tangerang mengalami insiden sayap kiri pesawat menyenggol tiang lampu bandara hingga robek.

Insiden tersebut menyebabkan keberangkatan penerbangan lain, yakni Batik Air rute Bengkulu-Jakarta tertunda. Romidi Karnawan, salah satu penumpang Batik Air menceritakan kejadian saat pesawat Lion Air menabrak tiang disekitar landasan pacu bandara.


Romidi menyebutkan bahwa pesawat Batik Air yang ditumpanginya akan berangkat sekitar pukul 18.00, namun hingga pukul 19.00 maskapai belum memanggil penumpang. Sebelumnya, terdapat jadwal penerbangan Lion Air pukul 17.50.

"Sekitar pukul 18.30 kedua-duanya pesawat itu sudah di bandara," tutur Romidi, dilansir dari CNN Indonesia. "Perkiraan kami pukul 19.00 kita terbang."

Didasari rasa penasaran, Romidi dan penumpang Batik Air lainnya melihat ke arah landasan pacu dari balik jendela ruang tunggu. Rupanya, pesawat Lion Air berada di depan Batik Air dan membuatnya tak bisa terbang.

Pesawat Lion Air kemudian menepi untuk menurunkan penumpang. Menurut keterangan Romidi, bagian saya kiri Lion Air robek sementara tiang yang ditabrak mengalami kemiringan sekitar 45 derajat. "Setelah itu penumpang diminta turun menuju ruang tunggu, kemudian kami Batik Air dipanggil menuju pesawat," ujarnya.

Romidi juga menuturkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Ia juga sempat berpapasan dengan penumpang Lion Air yang menabrak tiang tersebut. Wajah penumpang tampak pucat dan marah. "Sepertinya enggak ada, kan yang kena hanya sayap pesawat," lanjut Romidi.

Sementara itu, insiden tersebut dibenarkan oleh Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro. Menurut Danang Mandala, pesawat jenis Boeing 737-900 ER registrasi PK-LGY yang mengangkut 7 kru dan 143 penumpang itu mengalami penundaan keberangkatan untuk memastikan keselamatan penerbangan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...