Jeblok di Box Office, 'Robin Hood' Disebut Jadi Film Tergagal Tahun Ini
Summit Entertainment
Film

Persaingan dengan sejumlah film populer disebut-sebut jadi penyebab utama kegagalan 'Robin Hood'.

WowKeren - Lionsgate tampaknya harus menelan kekecewaan lantaran film teranyar mereka, "Robin Hood" tak mendapatkan sambutan yang meriah di box office. Baru dirilis pada 21 November lalu, film ini bisa dibilang mendapatkan hasil yang tak seimbang dengan biaya produksi yang digelontorkan pihak Lionsgate.

"Robin Hood" diketahui memulai pekan debutnya dengan meraup USD 9,1 juta (sekitar Rp 133 miliar) secara domestik. Tentu saja pencapaian ini sangat jauh dibandingkan biaya produksi yang berkisar USD 100 juta (sekitar Rp 1,4 triliun). Tak hanya itu, secara global pun film yang dibintangi oleh Taron Egerton dan Jamie Foxx ini hanya mampu mengumpulkan USD 14 juta (sekitar Rp 204 miliar).

Dilansir Comic Book pada Senin (26/11), hasil ini membuat "Robin Hood" menjadi salah satu blockbuster bombs, alias film tergagal tahun ini. Blockbuster bombs sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut sebuah film yang biaya produksinya jauh melebihi keuntungan yang dikumpulkan.


Jebloknya "Robin Hood" di pasar domestik maupun global ini kemungkinan disebabkan banyaknya kompetitor lain yang membidik waktu perilisan bersamaan. Diketahui, "Robin Hood" bersaing ketat dengan beberapa film unggulan lainnya, seperti "Ralph Breaks the Internet" dan "Creed II". Belum lagi film populer yang baru saja dirilis beberapa sebelumnya, seperti "The Grinch" dan "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald". "

Di sisi lain, hasil yang diraih oleh "Robin Hood" ini bukanlah kegagalan pertama bagi Lionsgate. Sebelumnya, ada film fiksi-ilmiah bertajuk "Kin" yang telah dirilis lebih dulu, dimana film tersebut hanya mampu mengumpulkan USD 9,9 juta (sekitar Rp 144 miliar) dari anggaran USD 30 juta (sekitar Rp 438 miliar). Ada pula film aksi-komedi yang dibintangi Kate McKinnon dan Mila Kunis, yakni "The Spy Who Dumped Me" yang hanya meraihUSD 7,5 juta (sekitar Rp 109,6 miliar) dari biaya produksi sebesar USD 40 juta (sekitar Rp 584 miliar).

Di sisi lain, "Robin Hood" sendiri menceritakan tentang origin story alias kisah asli dari Robin Hood, si "pahlawan rakyat" dengan nuansa yang lebih gelap. Dimulai dengan kembalinya Robin ke hutan Sherrwood dan menemukan fakta bahwa wilayah tersebut telah berubah dengan banyaknya kejahatan merajalela dan para pejabat yang korupsi.

Ingin merubah keadaan, Robin pun kemudian memutuskan untuk bertindak sendiri untuk mengatasi semua kekacauan tersebut. Kemudian ia membentuk sebuah kelompok kecil untuk membantunya melakukan aksi pemberontakan terhadap pemerintah.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!