Istri Bani Seventeen meminta doa agar mendiang suaminya tenang dan mendapat tempat terbaik di sana.
- Wahyu
- Sabtu, 29 Desember 2018 - 10:45 WIB
WowKeren -
Kabar menghilangnya nisan Bani Seventeen sempat mengejutkan publik. Sebelumnya, mantan personel Seventeen, Yudhy Rus Harjanto, mengabarkan bahwa nisan milik mendiang Bani tiba-tiba menghilang. Padahal, tanah makam Bani masih basah.
Pihak keluarga yang diwakili istri Bani, Cindri Wahyuni, memberikan klarifikasi terkait masalah tersebut. Cindri mengatakan bahwa nisan tersebut memang sengaja dicabut karena tidak sesuai dengan apa yang inginkan almarhum Bani.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Cindri menjelaskan bahwa nisan tersebut bukan dicuri orang melainkan diambil oleh pihak keluarga. Cindri mengungkapkan bahwa sang suami sempat berpesan agar dimakamkan sesuai dengan syariat Islam, yakni dengan menggunakan batu sederhana sebagai penanda di makamnya.
"Meluruskan berita yang simpang siur tentang Nisannya mas @baniseventeen yang diberitakan hilang, dengan ini saya beritahukan, memang kami pihak keluarga yang mencabut nisan tersebut, karena tidak sesuai dengan yang diamanahkan Almarhum jauh sebelum beliau meninggal," tulis Cindri dalam keterangan fotonya. "Mengikuti pesan Almarhum, jika meninggal kelak almarhum ingin dimakamkan sesuai syariat, hanya dengan batu sederhana sebagai penanda, tidak ingin disemen ataupun diubah dalam bentuk apa pun, tidak ditaburi bunga, bahkan tidak diacara tahlilkan."
Tak lupa, Cindri berterima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli dengan keluarganya. Cindri juga meminta maaf atas kehebohan yang membuat banyak orang khawatir. Ia meminta doa untuk mendiang suaminya agar diberikan tempat terbaik di sana.
"Agar mendoakan mas Bani, diampunkan segala dosa-dosanya, diterima segala amal ibadah, salatnya, ditempatkan di sisi Allah yang paling mulia," tulis Cindri. "Kami hanya ingin menjalankan syariat Nya. Mohon maaf sebesar besarnya dari saya mewakili Keluarga besar mas Bani. Terima kasih."
Seperti diketahui, Seventeen menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember lalu saat mengisi sebuah acara. Tiga anggota Seventeen termasuk Bani menjadi korban meninggal dunia dalam bencana itu.
(wk/wahy)