Vanessa Angel Penyedia Jasa Prostitusi, Polisi Bantah Pengakuan Muncikari Soal Mobil Plat Merah
Selebriti

Setelah sebelumnya pengacara muncikari ES menyebut adanya mobil plat merah, jawaban polisi diluar dugaan.

WowKeren - Vanessa Angel disebut-sebut punya peran penting dalam bisnis prostitusi artis. Menurut keterangan polisi, Vanessa tak cuma sebagai pelaku yang melayani pelanggan tetapi juga penyedia jasa prostitusi itu sendiri.

"Peran VA dia yang sebagai penyedia dari yang melakukan prostitusi," ungkap Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan pada Senin (14/1). "Dari hasil pendalaman data digital forensik, ini ada 9 yang langsung transaksi dari 15 kali transaksi, yaitu di Singapura 2 kali, Jakarta 6 kali dan Surabaya 1 kali. Ini yang sudah ada keterkaitan langsung saudara VA. Dalam hal ini, VA difasilitasi 6 mucikari. Untuk yang ke Singapura pada bulan Februari 2018."


Yang menarik, pengacara muncikari ES, Frangky Desima Waruw, mengungkap fakta mengejutkan soal kasus kliennya dan Vanessa. Frangky menyebut kalau penjemputan Vanessa dilakukan dengan mobil plat merah. Pria bernama VTJ yang bertugas sebagai perantara menghubungi ES via telepon untuk mendampingi VA di Surabaya.

"Klien kami sampai di Surabaya pukul 11:00 WIB. Dari bandara ada penjemputan oleh sebuah mobil Kijang Innova dengan pelat merah," kata kuasa hukum germo ES, Frangky Desima Waruw kepada wartawan, di Surabaya, Senin (14/1). "Waktu peristiwa, klien kami duduk di lobi, oleh seseorang berinisial DN disuruh naik ke kamar. Nah, FTJ di bawah DN, di atas DN masih ada FT disuruh naik ke kamar. Setelah itu, lima menit kemudian ada penangkapan."

Frangky menilai kalau FT dan DN yang terlibat langsung dalam bisnis prostitusi tersebut. Dalam penangkapan tersebut, FT dan DN berhasil melarikan diri.

Dengan pengakuan Frangky, dugaan keterlibatan pejabat makin kuat. Apalagi sosok R yang disebut-sebut sebagai penyewa jasa Vanessa belakangan tak lagi disinggung oleh polisi meski menjalani wajib lapor. Namun menanggapi anggapan tersebut, polisi buru-buru menyangkal.

"Plat merah? Tidak ada," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. "Tidak ada itu. Nggak ada seperti itu ya."

You can share this post!

Related Posts