Harga Tiket Pesawat Melambung Tinggi, Pengamat Penerbangan Sebut Tol Trans Jawa Turut Pengaruhi
Nasional

Harga tiket pesawat yang mendadak mahal jadi alasan warga Aceh berbondong-bondong membuat paspor hanya untuk ke Jakarta.

WowKeren - Pada 20 Desember tahun 2018 yang lalu, Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan beberapa ruas Tol Trans Jawa. Peresmian tersebut menuai reaksi positif dari masyarakat lantaran mampu memangkas waktu perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dan sebaliknya.

Kendati demikian, hal yang cukup mengejutkan diungkap oleh seorang pakar pengamat penerbangan bernama Alvin Lie. Ia menyebutkan bahwa adanya peresmian Tol Trans Jawa membuat minat masyarakat terhadap transportasi udara turun.


Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu, tiket pesawat terbang domestik diumumkan mengalami kenaikan drastis. Akibatnya, warga Aceh berbondong-bondong membuat paspor hanya demi ke Jakarta. Hal itu disebabkan karena tiket ke Jakarta lebih murah jika berangkat dari Kuala Lumpur.

Alvin mengungkapkan data mengenai adanya penurunan jumlah penumpang pesawat pasca diresmikannya Tol Trans Jawa. Ia menegaskan bahwa penumpang pesawat pada musim Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 cenderung menurun. Data Kementerian Perhubungan juga menyebutkan adanya penurunan penumpang dari 3,26 juta menjadi 2,73 juta penumpang pada tahun 2018 lalu.

"Setelah Tol Trans Jawa diresmikan, berpengaruh terhadap jumlah penumpang pesawat. Jalan itu mengubah peta industri penerbangan," teran Alvin dalam konferensi pers di Restoran Penang Bistro, Jakarta, pada Selasa (15/1). "Cirebon - Semarang hanya 2 jam. Jadi, yang tadinya tarif penerbangan Semarang - Surabaya Rp 1 juta, sekarang di bawahnya. Ini memaksa maskapai memutar otak."

Alvin yang tergabung sebagai anggota Ombudsman RI ini juga menyatakan bahwa penurunan penumpang pesawat juga akan terjadi jika ruas Tol Trans Jawa bagian selatan sudah dioperasikan. Kendati demikian, beberapa warganet sempat membuat petisi untuk menurunkan harga tiket pesawat yang telah melambung tinggi ini.

Hal ini berbanding terbalik dengan penerbangan internasional yang lebih murah hingga setengahnya bahkan pada low season. Merasa sangat keberatan, beberapa warganet pun membuat petisi kepada Menteri Perhubungan untuk menurunkan harga tiket domestik.

You can share this post!

Related Posts