Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI, Pihak Istana Kepresidenan Tegaskan Tak Campur Tangan
Nasional

Sementara itu, dalam pidatonya di Kongres PSSI, Edy mengakui dirinya merasa gagal dalam menjalankan tugasnya.

WowKeren - Pada Minggu (20/1) kemarin, Edy Rahmayadi mengumumkan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara ini dalam Kongres PSSI yang tengah berlangsung di Bali.

Menanggapi mundurnya Edy, pihak Istana Kepresidenan menegaskan tidak ikut campur dalam hal itu. Mereka hanya berharap ada pengganti yang dapat memimpin PSSI menjadi lebih baik.


"Itu kan keputusan yang beliau ambil sendiri, tidak ada campur tangan istana," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Adita Irawati seperti yang dikutip dari Detik. "Diharapkan ketua yang baru bisa membenahi PSSI agar persepakbolaan di Indonesia makin maju dan bisa berprestasi, tidak kalah dengan negara-negara lain di Asia khususnya."

Sementara itu, dalam pidatonya di Kongres PSSI, Edy mengakui dirinya merasa gagal dalam menjalankan tugasnya. Ia mengakan tugas sebagai Ketua Umum PSSI tidak mudah.

"Mudah-mudahan siapapun jadi Ketum PSSI orang-orang yang masuk surga. Begitu berat saya rasakan," ujar Edy. "Untuk itu sampaikan ke rakyat PSSI ini milik rakyat seluruh Indonesia yang diwakilkan ke kita. Saya tak mampu lakukan ini saya mohon maaf."

Edy sendiri terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2016-2020. Namun, pada masa kepemimpinannya, Edy terpilih menjadi Gubenur Sumatera Utara pada 2018 silam. Rangkap jabatan yang diemban Edy memang sempat menuai pro dan kontra. Sebagian masyarakat tidak setuju lantaran dinilai Edy tak bisa fokus mengurus PSSI.

Lihat postingan ini di Instagram

Terimakasih masyarakat Indonesia dan terimakasih Sepak Bola.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Edy Rahmayadi (@edy_rahmayadi) pada

Selain itu, Edy juga menyampaikan salam perpisahannya kepada dunia sepak bola Indonesia melalui akun Instagram pribadinya. "Terimakasih masyarakat Indonesia dan terimakasih Sepak Bola," tulis Edy.

Posisi Edy Rahmayadi kini digantikan Joko Driyono sebagai Pit Ketum PSSI. Kongres tahunan PSSI hari itu juga membentuk Komite Ad Hoc Integritas.

You can share this post!

Related Posts