Pihak Ratna Sarumpaet buka suara soal pujian calon Presiden petahana Joko Widodo.
- Bertilia Puteri
- Senin, 04 Februari 2019 - 13:40 WIB
WowKeren - Nama Ratna Sarumpaet kini kembali banyak diperbincangkan. Pasalnya, berkas perkara tersangka kasus hoaks tersebut telah dinyatakan lengkap dan diterima oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ratna pun kini tengah menunggu persidangan kasusnya.
Sempat diserahkan ke Kejaksaan, Ratna kini kembali ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Dalam kesempatan tersebut, kuasa hukum Ratna menjelaskan bahwa kliennya tidak pernah dikunjungi tim Prabowo Subianto selama dipenjara.
Pernyataan mengejutkan pun lalu datang dari Capres petahana Joko Widodo. Jokowi justru memberikan pujian kepada Ratna karena telah berani jujur dan mengakui kesalahannya.
Menanggapi pujian sang petahana, pihak Ratna pun buka suara. Diwakili oleh kuasa hukumnya, Insank Nasruddin, pujian tersebut dinilai sebagai hal yang biasa.
"Kalau menurut saya sih kalau hanya pujian-pujian seperti itu menurut saya hal biasa saja ya," tutur Insank dilansir detikcom, Senin (4/2). "Karena menurut kami seharusnya persoalan kebohongan Ibu Ratna tidak haruslah diperpanjang ke wilayah hukum."
Menurut Insank, pengakuan Ratna akan kebohongannya seharusnya sudah cukup menjadi sanksi sosial. Apalagi kepercayaan publik yang telah dibangun Ratna kini telah rusak.
"Dengan Ibu Ratna melakukan pengakuan, tentunya dia sudah memperoleh sanksi sosial, kan seperti itu," terang Insank. "Dia memperoleh sanksi sosial, dia kemudian juga membawa beban itu seumur hidupnya dan tentunya juga merusak dari semua hal-hal positif yang dia sudah bangun tentang dirinya selama puluhan tahun."
Insank juga berharap nama kliennya tidak dibawa-bawa dalam urusan politik. Pernyataan tersebut berlaku bagi kedua kubu yang berkompetisi dalam ajang Pilpres 2019.
"Harapan saya begini, bahwa semua pihak-pihak sudahlah, semua pihak-pihak ini stoplah membicarakan atau mengungkit-ungkit persoalan Ratna ini dibawa dalam nuansa politik. Biarlah persoalan hukum saja kita perdebatkan, janganlah didebatkan lagi dalam persoalan politik," ujar Insank. "Saya menilai, siapa pun pihak-pihak yang membawa dalam persoalan politik, persoalan Ratna, saya berasumsi kemungkinan dia tidak memiliki bahan."
(wk/Bert)