Atiqah Hasiholan Sebut Ada Fakta Tak Sesuai Dengan Yang Terjadi Saat Sidang Perdana Ratna Sarumpaet
WowKeren/Fernando
Selebriti
Kasus Ratna Sarumpaet Ibunda Atiqah

Atiqah Hasiholan enggan terlalu banyak berharap pada sidang perdana kasus hoaks ibunya karena masih sebatas pembacaan dakwaan.

WowKeren - Aktris cantik Atiqah Hasiholan turut menemani sang ibunda, Ratna Sarumpaet menjalani sidang perdana kasus hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (28/2). Ratna telah tiba di ruang sidang sekitar pukul 09.20 WIB.

Ia pun sempat mengacungkan salam dua jari sebagai bentuk dukungannya terhadap pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Saat menjalani sidang, Ratna tampak tertunduk mendengarkan dakwaan dari majelis hakim.


Atiqah pun buka suara usai menemani sang ibunda sidang. Istri dari Rio Dewanto ini menyebut sidang sang ibunda telah berjalan lancar. Namun saat disinggung lebih jauh, Atiqah enggan memberi banyak harapan atas sidang tadi karena masih sebatas pembacaan dakwaan.

"Ya berjalan dengan lancar," kata Atiqah saat ditemui oleh WowKeren di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (28/2). "Loh ini kan masih dakwaan, yaa enggak ada harapan apa-apa namanya juga dakwaan."

Lebih lanjut, Atiqah menceritakan soal dakwaan yang disebutkan selama dalam ruang sidang. Pemain film "Java Heat" ini menyebut tidak ada dakwaan baru.

"Dakwaanya sih enggak ada yang baru sesuai dengan penyidikan selama ini aja," lanjut Atiqah. "Teman-teman pasti sudah tahu juga, jadi enggak ada yang baru."

Atiqah mengatakan ada beberapa fakta diungkap namun tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Meski begitu, pihak Ratna akan berusaha melakukan pembelaan sesuai bukti yang ada. 

"Tadi seperti ibu sampaikan, itu udah dimengerti oleh ibu saya tapi memang ada beberapa fakta yang tidak sesuai dengan apa yang terjadi, kan tadi udah disampaikan ibu saya," sambung Atiqah. "Ya namanya ini kan dakwaan, pasti jaksa tugasnya memang menuntut ibu saya itu memang tugasnya jaksa dan berarti sekarang tugas kita melakukan pembelaan dengan bukti-bukti yang ada."

Saat disinggung soal fakta yang dimaksud, Atiqah enggan membocorkan. Ia menyebut hal tersebut bukan kuasanya untuk membeberkan ke publik.

"Nanti kita lihat di sidang, itu bukan ranah saya untuk membicarakan hal ini," tambah Atiqah. "Itu bukan ranah saya untuk bicara, nanti kita ikuti saja sidangnya atau tanyakan saja ke lawyer."

Atiqah mengatakan tidak ada omongan spesifik dari sang ibu yang disampaikan sebelum sidang. Namun, ia berharap para hakim bisa memperlakukan kasus Ratna seadil-adilnya.

"Enggak ada, biasa-biasa aja (omongan)," imbuh Atiqah. "Saya berharapnya tidak ada yang politis dalam hal ini, saya berharap betul sidang ini, saya berharap dengan penuh rasa hormat kepada hakim bisa mengadili sidang ini ya penuh dengan hati nurani dan juga fakta-fakta yang ada."

Lebih lanjut, Atiqah mengatakan ada permohonan yang diajukan agar Ratna menjadi tahanan rumah. Ia pun menambahkan sudah mendapat dukungan dari pihak keluarga terkait permohonan tersebut.

"Tadi kan ada, tadi sudah diajukan (tahanan rumah)," kata Atiqah. "Iya dong (dukungan dari keluarga)."

Dalam permohonan menjadi tahanan rumah tersebut, Atiqah mengatakan dirinya dan sang kakak menjadi penjamin. Ia juga menceritakan bentuk dukungan dari pihak keluarga terkait kasus Ratna ini.

"Saya dan kakak saya (Fatin)," beber Atiqah. "Bentuk dukungan ya dukungan lah, untuk orang yang kita sayangi, nanti kita kasih semuanya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...