Viral Hingga Dituding Pencitraan, Jokowi Beber Alasan Sebenarnya Naik KRL di Jam Sibuk
Twitter/KemensetnegRI
Nasional

Diketahui, aksi Jokowi naik KRL ke Bogor pada Rabu (6/3) kemarin menggemparkan para penumpang.

WowKeren - Presiden Indonesia, Joko Widodo mengejutkan publik dengan melakukan aksi naik Kereta Rel Listrik (KRL) di jam sibuk pada Rabu (6/3). Aksinya tersebut kemudian menjadi viral dan membuat para penumpang KRL tujuan Bogor tersebut heboh.

Kendati demikian, aksi Jokowi itu dituding merupakan pencitraan semata. Jokowi juga dituding tengah melakukan aksi dalam konteks kampanye. Apalagi, saat ini memasuki musim kampanye jelang Pilpres pada April 2019 mendatang.


Kritikan disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah. Menurut Fahri, Jokowi mengendarai KRL dalam konteks kampanye.

"Ya ini kan musim kampanye," tutur Fahri. "Hampir 5 tahun tinggal di Bogor kan baru sekarang (naik KRL)."

Menanggapi tudingan aksinya hanya merupakan pencitraan semata, Jokowi akhirnya membeberkan alasannya. Jokowi menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan usulan untuk coba menaiki KRL di jam-jam sibuk.

"Jadi saya kan tidak sekali dua kali naik KRL, hanya saya naiknya pasti siang atau jam 10.00 atau jam 14.00, jadi pada posisi yang tidak banyak yang naik agak ramai tapi sepi, masih bisa duduk," terang Jokowi di Lampung Selatan, pada Jumat (8/3). Oleh karena itu, Jokowi lantas memutuskan untuk secara spontan naik KRL di jam sibuk.

Jokowi menjelaskan jika dirinya naik dadakan dari Tanjung Barat. "Ada yang menyampaikan kepada saya, 'Pak kalau mau nyoba KRL itu naik jam 06.00 sampai jam 08.00 pagi dan kalau sore itu jam 16.00 sampai jam 18.00'. Yaitu dadakan saja kemarin pas acara ada menyampaikan itu dadakan saja sudah langsung loncat naik di Tanjung Barat. Di dekat Lenteng Agung," cerita Jokowi.

Bukan untuk pencitraan atau kampanye, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan jika tujuannya naik KRL secara tiba-tiba adalah demi mengecek keadaan transportasi di jam sibuk. "Ya tujuannya untuk melihat kondisi yang sebenarnya, dan kita betul-betul merasakan betul kondisi sebenarnya," pungkas Jokowi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...