Curahan Hati Siti Aisyah Terdakwa Pembunuh Kim Jong Nam Usai Bebas: Terima Kasih Bapak Presiden Saya
AFP/Moh Rasfan
Nasional

Siti Aisyah rupanya tidak menyangka dengan kebebasannya yang tiba-tiba ini

WowKeren - Terdakwa dalam kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Nam, Siti Aisyah resmi bebas. Dakwaan pembunuhan terhadap Siti kini tiba-tiba dicabut oleh Pengadilan Malaysia. Alasan pencabutan tersebut juga masih misterius.

Siti Aisyah rupanya tidak menyangka dengan kebebasannya yang tiba-tiba ini. Ia mengaku telah berpasrah pada Allah SWT terkait dengan penahannnya selama 2 tahun ini.


"Saya enggak sangka, sampai sekarang pun belum percaya," ujar Siti Aisyah saat diwawancarai oleh Kompas TV. "Saya sudah pasrah, saya pasrahkan segalanya sama Allah SWT."

Selama terjerat kasus tersebut, Siti Aisyah banyak mendapatkan dukungan dari keluarga juga Kedutaan Indonesia di Malaysia. Ia pun mengucapkan terima kasih pada Presiden Joko Widodo, pemerintah Indonesia dan juga Kementrian Malaysia.

"Saya cukup terima kasih pada bapak presiden saya, bapak Jokowi, menteri-menteri, Kementrian Luar Negeri, kepada Kedutaan Indonesia, kepada Kementrian Malaysia juga," katanya. "(terima kasih) yang sampai sekarang ini, dibebaskan."

Selain itu, Siti Aisyah mengaku belum memiliki rencana apapun. Satu hal yang ia inginkan adalah untuk bertemu dengan keluarga yang sudah terpisah selama 2 tahun.

"Saya belum terpikir lagi, yang saya pikir mau ketemu keluarga udah dua tahunan tidak ketemu," lanjutnya. "Untuk saat ini saya mau bilang kapok saya tak tahu, untuk kedepannya. Untuk sementara saya enggak mau ke sini dulu, mau di Indonesia, mau menetap di Indonesia."

Diketahui, Siti didakwa atas pembunuhan Kim Jong Nam di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017 silam. Tak sendiri, Siti didakwa bersama Doan Thi Huong, seorang wanita asal Vietnam.

Siti dan Doan diduga mengusapkan gas saraf VX yang mematikan ke wajah Kim Jong Nam yang saat itu menunggu penerbangan menuju Macau. Kedua wanita tersebut menyangkal semua tuduhan dan mengaku dijebak oleh sejumlah agen intelijen Korea Utara.

You can share this post!

Related Posts