Anji Blak-Blakan Ngaku Benci Pada Vicky Prasetyo, Kenapa?
Instagram/duniamanji
Selebriti

Meski mengatakan benci, namun Anji mengambil pelajaran penting dari Vicky Prasetyo.

WowKeren - Musisi Anji merupakan salah satu selebriti Tanah Air yang mendulang sukses melalui YouTube. Mantan vokalis Drive ini kerap mengangkat isu sosial maupun berita terhangat di dunia selebriti untuk dibahas dalam akun YouTube miliknya yang bertajuk "dunia MANJI".

Kali ini pada Senin (11/3) kemarin, Anji membagikan video sangat menarik yang membahas Vicky Prasetyo dengan judul "DARI VICKY PRASETYO, APA YANG BISA DIPELAJARI?". Dalam video berdurasi 5 menit 22 detik tersebut, Anji mengungkapkan rasa bencinya pada mantan suami dari Angel Lelga itu.


Di awal videonya, Anji memperlihat beberapa cuplikan saat dalam kontennya, ia selalu menyebut nama Vicky. Ia pun dengan blak-blakan mengaku benci pada Vicky.

"Ya, tentu saja saya benci sama Vicky Prasetyo," kata Anji dalam video. "Bukan sama orangnya tapi sama cara dia untuk mendapatkan fame untuk mendapatkan popularitas yang akhirnya mendapatkan pekerjaan dan juga kontrak-kontrak di televisi maupun di mana pun."

Meski demikian, Anji menegaskan ia tidak benci pada orangnya, tetapi pada cara Vicky mendapatkan popularitas. Mantan kekasih dari Sheila Marcia ini juga miris pada artis-artis lain yang mengikuti jejak Vicky.

"Sekali lagi saya tidak benci sama orangnya tapi sama caranya untuk mendapatkan popularitas, sensasi yang dilakukan, settingan-settingan yang dilakukan yang sayangnya cara itu banyak dilakukan oleh artis-artis lain juga untuk mengangkat namanya di jagat industri entertainment Indonesia," lanjut Anji. "Saya memang gak suka sama cara-cara seperti itu."

Biarpun mengatakan benci pada cara Vicky memperoleh popularitas, Anji mengambil pelajaran penting dari hal tersebut. Pelantun lagu "Dia" ini menyarankan untuk lebih mengedepankan prestasi daripada sensasi.

"Saya lebih merekomendasikan untuk membuat prestasi tapi sebenarnya ada yang bisa dipelajari dari Vicky Prasetyo dan juga artis lain yang membuat settingan-settingan atau berita-berita dan sensasi-sensasi yang buruk," sambung Anji. "Mereka memanfaatkan kebiasaan orang-orang Indonesia yang lebih suka menyebar hal-hal jelek untuk jadi viral dibanding hal-hal yang baik. Coba temen-temen analisis deh! setiap ada hal-hal yang jelek itu biasanya ada reupload-nya, ada meme-nya yang akhirnya menyebar kesana-kemari melalui Instagram, Twitter bahkan YouTube yang akhirnya menjadikan hal itu menjado viral. Tercapailah keinginan dari si pembuat berita itu."

You can share this post!

Related Posts
Loading...