Masinton menilai bahwa justru di era pemerintah Jokowi inilah pembangunan Indonesia bagian Timur dilakukan secara nyata.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 27 Maret 2019 - 14:22 WIB
WowKeren - Saat berkampanye di Merauke, Papua, calon presiden 02 Prabowo Subianto menyebut bahwa wilayah Indonesia Timur kadang "terlupakan" oleh pemerintah pusat. Untuk itu, ia berjanji akan melakukan pembangunan secara lebih merata jika kelak terpilih menjadi presiden nantinya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menanggapi pernyataan Prabowo. Alih-alih ditujukan untuk Joko Widodo alias Jokowi, Masinton menilai kritik Prabowo justru dilayangkan kepada Soeharto maupun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab menurutnya, justru di kedua masa pemerintahan itulah pembangunan Papua terabaikan.
"Sangat mungkin pidato Prabowo sedang menggugat masa kepemimpinan 32 tahun Pak Harto," kata Masinton dilansir Kompas, Rabu (27/3). "Dan 10 tahun Pak SBY yang mengabaikan pembangunan di kawasan Indonesia Timur dan Papua."
Sebaliknya, Masinton melihat bahwa justru di era pemerintahan Jokowi lah pembangunan di Papua mula digalakkan. Salah satunya adalah Trans Papua. Bahkan, Jokowi kerap mengunjungi Papua untuk sekedar memastikan pembangunan berjalan lancar.
Selain Trans Papua, perubahan yang tampak dari hasil kebijakan Jokowi adalah harga BBM. Jika sepuluh tahun sebelumnya harga BBM di Papua bisa mencapai Rp 100 ribu per liternya, maka di era Jokowi harga BBM hanya berkisar Rp 6.500 saja, sama seperti di Jawa.
"Dan BBM satu harga," jelas Masinton. "Saya belum pernah lihat kepedulian dan kerja pemimpin lainnya seperti Pak Jokowi."
Anggota Komisi III DPR tersebut menambahkan bahwa program pembangunan yang digalakkan oleh pemerintah bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Hal itu sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan di Indonesia. "Hasil akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, serta pengurangan ketimpangan," tutur Masinton.
Menurut Masinton, pernyataan Prabowo justru menunjukkan bahwa Capres 02 tersebut kurang membuka mata terhadap capaian Jokowi. "Jadi pernyataan Prabowo tentang Indonesia Timur tidak diperhatikan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya oleh pemerintah pusat. Itu pernyataan mangkrak karena tidak membuka mata atas capaian kinerja empat tahun pemerintah," jelas Masinton.
(wk/zodi)