Jessica Iskandar Pamer Topi Plastik Seharga Motor Saat Pemilu, Syahrini Diledek Kalah Kelas
Selebriti

Jessica Iskandar yang tampak cantik dan modis memakai topi berlabel internasional dengan harga selangit ketika datang ke TPS itu rupanya menuai pujian hingga fans membandingkan dirinya dan Syahrini.

WowKeren - Jessica Iskandar jadi sorotan publik saat datang ke TPS untuk mengikuti Pemilu 17 April. Jedar tampil simple namun memakai topi nyentrik ketika akan nyoblos di TPS 046 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Sebagai warga negara Indonesia yang cinta dengan negeri ini, aku menggunakan hak suara untuk memilih siapa calon Presiden sesuai hati nurani, untuk periode 5 tahun kedepan 2019-2024. Semoga siapapun Presiden yang menang hari ini bisa benar-benar bekerja dengan hati bersih dan ikhlas untuk negara Indonesia, yang beraneka ragam indahnya. Amin," tulis Jedar di Instagram.


Yang mengejutkan, harga topi plastik sahabat Nia Ramadhani itu cukup mengejutkan. Rupanya kekasih Richard Kyle itu memakai topi keluaran label kelas dunia, Chanel.

Packaging Topi Plastik Chanel

Situs Katalog Produk Chanel

Topi berbahan plastik PVC itu diperkenalkan perdana saat fashion show bertema spring/summer, Oktober 2018. Harganya sukses membuat para fans Jedar jadi baper. Pasalnya topi Chanel transparan itu bernilai seribu dollar lebih atau setara Rp16 jutaan. Netter sempat meledek Syahrini kalah kelas dari Jedar.

"Naksir topinya, seharga motor tuh," kata fans. "Gak kuat liat topinya... @princessyahrini kalah," tutur netter. "Rambutnya udh panjang, cantik banget sumpah, nyoblos aja cantik," seru netter.

Sementara itu, Jedar sempat galau memilih ketika berada di TPS. Ia juga melakukan aksi kocak sesudah sukses mencoblos di bilik suara.

Ibunda dari El Barack itu ternyata tak cuma mencelupkan satu jari tetapi juga dua jarinya. Alasan Jedar melakukan itu sungguh di luar dugaan.

"Iya tadi di rumah janjinya yang ini (nunjuk jari manis). Tapi kelupaan. Jadi ini (kelingking) duluan. Kenanya banyak, deh," kata Jedar. "Jari manis itu kan jari pengikat. Jadi, supaya hasil coblosan ini mengikat janji-janjinya para paslon yang menang, supaya bisa dilaksanakan dengan baik."

Meski tak membocorkan siapa yang ia pilih, Jedar mengaku sudah mantap dengan capres-cawapres jagoannya. Ia menegaskan tak berubah pikiran karena bisa membaca pikiran calon ya ia pilih.

"Soalnya aku bisa baca pikiran orang," kata Jedar. "Jadi, aku kayak aku udah yakin sama ini dan aku enggak pernah berubah."

You can share this post!

Related Posts
Loading...