PKS Akui Percaya Quick Count Meski Prabowo Sujud Syukur Klaim Kemenangan
Instagram/indonesiaadilmakmur
Nasional
Pemilu 2019

Ketika ditanya soal langkah Prabowo yang mengklaim kemenangan dan menolak hasil cepat, Mardani tak ingin berkomentar. Ia meminta pertanyaan tersebut langsung diberikan pada BPN nomor urut 02 atau Prabowo.

WowKeren - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengklaim kemenangan berada di pihaknya pada Rabu (17/4) kemarin. Klaim Prabowo tersebut berbeda dengan hasil hitung cepat di sejumlah lembaga di Pemilu 2019 yang menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul.

Meski Prabowo klaim kemenangan, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku tetap percaya pada hasil quick count yang dirilis sejumlah lembaga. Mulanya, Mardani mengucapkan syukur terkait suara PKS yang naik dari 6% di Pemilu 2014 menjadi 8% di hasil hitung cepat di sejumlah lembaga.


"Alhamdulillah, suara PKS naik," kata Mardani, Kamis (18/4) ini, seperti dikutip dari Kompas. "Di beberapa lembaga survei bahkan mencapai 9%."

Mardani mengatakan bahwa kenaikan suara PKS ini terjadi berkat kerja keras kader. Ada pula faktor program yang mereka canangkan, seperti program STNK gratis dan SIM C seumur hidup yang ditawarkan PKS.

Ketika ditanya soal langkah Prabowo yang mengklaim kemenangan dan menolak hasil cepat, Mardani tak ingin berkomentar. Ia meminta pertanyaan tersebut langsung diberikan pada BPN nomor urut 02 atau Prabowo.

"Percaya," jawab Mardani saat ditanya soal hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. "Kalau itu nanti BPN saja yang jawab, ya. Atau langsung ke Pak Prabowo."

Sebelumnya, Prabowo menuding bahwa ada upaya penggiringan opini lewat quick count yang dikeluarkan beberapa lembaga survei. Namun hasil survei yang dilakukan oleh kubunya telah menunjukkan kemenangan.

"Walau demikian, hasil exit poll kita di 5 ribu TPS kita menang. Dan hasil quick count kita menang 52,2 persen," jelas Prabowo. "Semua relawan untuk mengawal kemenangan kita di seluruh TPS dan kelurahan. Saya tegaskan di sini, ada upaya dari berbagai survei tertentu untuk menggiring opini seolah-olah kita kalah."

You can share this post!

Related Posts
Loading...