Peringkat Jakarta Sebagai Kota Termacet Dunia Turun, Anies Baswedan Akui Bersyukur dan Bangga
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Anies menyebut, saat ini masyarakat banyak meninggalkan kendaraan pribadinya karena transportasi publik mulai terintegrasi. Ia juga menilai pembukaan rute-rute baru layanan TransJakarta juga menjadi penyebab berkurangnya kemacetan.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur Jakarta sebagai kota termacet di dunia turun 3 level. Hal tersebut diketahui dari survei TomTom Traffic Index Periode 2018.

Jakarta sempat berada di peringkat 4 pada tahun 2017, lalu turun ke posisi 7 di tahun 2018. Anies mengatakan hal tersebut merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Jakarta.


"Alhamdulillah Jakarta mengalami peningkatan yang lebih baik dan kita di indeks itu 53 persen," ujar Anies, Selasa (18/6). "Saya perlu sampaikan beberapa hal yang membantu, ini pertama adalah soal integrasi transportasi karena orang menggunakan kendaraan publik bila transportasi terintegras."

Anies menyebut, saat ini masyarakat banyak meninggalkan kendaraan pribadinya karena transportasi publik mulai terintegrasi. Ia juga menilai pembukaan rute-rute baru layanan TransJakarta juga menjadi penyebab berkurangnya kemacetan.

"Lalu beroperasinya beberapa flyover dan underpass membantu mengurangi kemacetan. Dan kemudian pendesainan baru di dalam jalan protokol itu ikut membantu," ujar Anies. "Jadi itu adalah sebagian hal-hal yang kita pandang nanti akan kita teruskan ke depan supaya bisa mengurangi kemacetan."

Anies berharap tren tersebut dapat mendorong Jakarta untuk semakin menurunkan angka kemacetan. Progresif positif, kata Anies, harus dilanjutkan.

"Mudah-mudahan tahun ini lebih tinggi (angka penurunan kemacetan) karena angka ini (survei TomTom) tahun 2018 sebelum ada MRT," katanya. "Mudah-mudahan dengan ada MRT di tahun ini bisa lebih baik lagi."

You can share this post!

Related Posts
Loading...