Zaldy menuturkan harga sebidang tanah di pusat kota umumnya bisa mencapai ratusan juta rupiah per meter persegi. Namun, harga tersebut bisa ditekan lantaran rumah-rumah di Cosmo Park dibangun di atas pusat perbelanjaan.
- Nur Islamiyah
- Jumat, 28 Juni 2019 - 17:42 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, warganet sempat dihebohkan dengan sebuah kompleks perumahan yang berada di atas Mal Thamrin City, Jakarta Pusat. Kompleks bernama Cosmo Park tersebut terdiri dari 5 blok perumahan dan fasilitas yang cukup lengkap.
Pengembang PT Agung Podomoro Land mengungkapkan dua alasan membangun kompleks perumahan tersebut. Assistant Vice President Marketing PT Agung Podomoro Land Zaldy Wihardja mengatakan bahwa perumahan tersebut dibangun untuk menyediakan kebutuhan warga yang ingin mempunyai rumah di pusat kota dengan harga miring.
"Bisa langsung masukin mobil ke garasi dua mobil, terus mereka bisa berkebun, mereka bisa berjemur," ujar Zadly, seperti dilansir dari Kompas. "Jadi kayak rumah, untuk mereka yang mengidamkan rumah, tetapi, kan, harganya miring banget."
Zaldy menuturkan harga sebidang tanah di pusat kota umumnya bisa mencapai ratusan juta rupiah per meter persegi. Namun, harga tersebut bisa ditekan lantaran rumah-rumah di Cosmo Park dibangun di atas pusat perbelanjaan.
Selain itu, banyak pemilik yang menginginkan apartemen lebih luas. Menurutnya, saat itu belum ada apartemen kelas menengah atas yang seluas apartemen-apartemen kelas mewah.
"Yang menengah ke atas sedikit itu biasanya luasnya dari 30 meter persegi sampai 100 meter persegi mentok," tuturnya. "Nah itu area itu sempit kalau menurut orang yang anaknya tiga, makanya kami buat untuk mereka yang pengin area lebih luas kayak rumah."
"Sama kayak apartemen sertifikatnya, hak milik strata title. Jadi bukan rumah di atas tanah, ini mirip apartemen," kata Zaldy. "Hak milik, tetapi strata title karena dia berdiri di bangunan bersama."
Sebelumnya, warga Malaysia membagikan foto Cosmo Park sehingga menjadi viral di dunia maya. Warga Malaysia tersebut dibuat takjub oleh ide para pengembang (developer) perumahan tersebut.
"Good morning Jakarta," cuit pemilik akun tersebut pada Selasa (25/6). "Macam mana lah diorang terfikir nak develop taman perumahan atas bangunan?"
(wk/nris)