Nicki Minaj Batal Tampil di Arab Saudi Usai Diprotes
Instagram/nickiminaj
Musik

Sebelumnya, pelantun 'Megatron' tersebut memang dijadwalkan bakal tampil di Arab Saudi dalam sebuah festival budaya yang diadakan di Jeddah, pada 18 Juli mendatang.

WowKeren - Sebelumnya, nama Nicki Minaj sempat menuai kontroversi setelah ia dikonfirmasi bakal tampil di Arab Saudi dalam sebuah festival budaya yang diadakan di Jeddah, pada 18 Juli mendatang. Dalam festival bertajuk Jeddah World Fest ini, rapper "Anaconda" tersebut akan tampil bersama sejumlah pengisi acara lainnya, seperti Liam Payne serta Steve Aoki.

Tentunya hal ini menjadi tanda bahwa Arab Saudi mulai membuka pembatasan atas hiburan yang selama ini diberlakukan. Meski demikian, konser yang berlangsung di King Abdullah Sports Stadion ini tetap akan berlangsung tanpa alkohol dan obat terlarang, serta terbuka untuk orang berusia 16 tahun ke atas.

Namun rupanya, tak semua pihak menyambut kabar ini dengan positif. Pasalnya, selama ini rapper wanita asal Trinidad tersebut dikenal sebagai salah satu selebriti yang vulgar dan sangat provokatif. Belum lagi lagu-lagunya yang sarat akan lirik berbau sensual.

Kini, kabar terbaru justru menyebut jika Nicki batal tampil dalam acara tersebut. Rapper kondang itu mengklaim bahwa pembatalan ini merupakan salah satu sikapnya mendukung hak-hak perempuan dan LGBT yang ditentang di negara tersebut.


"Setelah perenungan yang hati-hati, aku memutuskan untuk tidak lagi bergerak maju dengan jadwal konserku di Jeddah World Fest," ungkap Nicki dalam sebuah pernyataan resmi.

Dalam lanjutannya, rapper asal Trinidad ini menyebut bahwa sebenarnya ia ingin tampil di hadapan para penggemarnya di Arab Saudi. Namun di sisi lain, ia juga menekankan betapa pentingnya bagi dirinya untuk memperjelas dukungannya pada hak-hak perempuan dan komunitas LGBT.

"Meski yang aku inginkan hanya menampilkan pertunjukan kepada penggemar di Arab Saudi, setelah memahami lagi masalahnya, aku percaya penting untuk menegaskan dukungan terhadap hak perempuan, komunitas LGBT, dan kebebasan berekspresi," lanjutnya.

Sebelumnya, Organisasi Hak Asasi Manusia yang berbasis di New York juga telah meminta Nicki Minaj untuk membatalkan penampilannya di Arab Saudi. Pasalnya hal ini dianggap bertentangan dengan partisipasi sang rapper dalam Gay Pride di New York pada Juni.

Terlepas dari hal tersebut, Jeddah World Fest sendiri merupakan bagian dari program pemerintah Arab Saudi yang bertujuan untuk mendongkrak kegiatan pariwisata di negara tersebut. Selama beberapa bulan terakhir, sejumlah musisi dunia telah tampil di negara ini. Di antaranya adalah Mariah Carey, Enrique Iglesias, Black Eyed Peas, rapper Sean Paul, DJ David Guetta dan Tiesto.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts