Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Formula E 2020, Anies Bakal Renovasi Aspal Jalan
Nasional
Kontroversi Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ajang balap bergengsi itu membutuhkan struktur aspal khusus sehingga pihaknya perlu untuk melakukan renovasi.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa gelaran Formula F 2020 membutuhkan persiapan khusus dari segi infrastruktur. Dikatakan Anies, balapan tersebut membutuhkan aspal yang spesifikasinya berbeda dari aspal biasa.

"Kalau untuk Formula E ada jenis aspal tersendiri," tutur Anies di Jakarta Barat, Rabu (2/10). "Ada aspal tersendiri, digunakan untuk kendaraan berkecepatan tinggi. Kemudian berbelok-belok. Ada jenisnya sendiri."


Sebagai persiapan, Anies akan merenovasi aspal jalanan. Sebab dari pihak penyelenggara Formula E sendiri meminta agar persiapan infrastruktur terkait renovasi jalan ini bisa diselesaikan satu bulan sebelum pelaksanaan. "Mereka membutuhkan jalanan selesai sebulan sebelum pelaksanaan," tuturnya.

Meski demikian, Anies masih belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai jalan mana yang akan direnovasi untuk keperluan tersebut. Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto mengatakan bahwa renovasi harus sudah selesai dua bulan sebelum dipakai. Untuk renovasinya sendiri, ia memperkirakan akan memakan waktu sekitar tiga bulan.

"Selesainya itu harus 2 bulan sebelum dipakai," kata Dwi di Jakarta Pusat, Jumat (20/9). "Bangunnya 3 bulan, Januari (atau) Desember (mulai). Masalahnya bagaimana nanti ngatur nanti bulan puasa kan."

Proyek tersebut, dikatakan Dwi, akan membutuhkan dana sekitar 300-350 miliar. Dana itu tak hanya untuk membangun infrastruktur namun juga termasuk pembangunan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

"Kan beberapa dibantu sama mereka (FIA) desain traknya mereka," tutur Dwi. "Termasuk spesifikasi segala macam ya antara Rp 300-350 miliar lah ya."

Sebelumnya, Anies dikabarkan mengajukan dana tambahan lebih dari 900 miliar kepada DPRD Jakarta untuk gelaran ini. Sebelum itu, Anies sudah mengambil dana APBD sebesar Rp 345 miliar. Dengan demikian, total biaya yang diperlukan untuk gelaran bergengsi tersebut melampaui Rp 1 triliun.

Anies pun mengaku heran lantaran masalah dana untuk gelaran Formula E banyak disorot. Padahal menurutnya, Asian Games 2018 dan Moto GP di Semarang bisa jadi menelan biaya yang lebih besar.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts