Kembali Dapat Teguran, Kini ‘Brownis’ Diberhentikan KPI Selama 2 Hari
Instagram/brownis_tv
TV

Program acara ‘Brownis’ di Trans TV kembali mendapatkan teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Kendati demikian, program tersebut dihentikan sementara selama 2 hari.

WowKeren - Program acara “Brownis” kembali mendapatkan teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Kabar ini diketahui langsung dari unggahan terbaru di laman Instagram milik KPI.

Teguran tersebut kembali dilayangkan lantaran program yang dibawakan oleh Ruben Onsu itu kedapatan kembali melakukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012. KPI Pusat memberikan surat penghentian Nomor 451c/K/KPI/31.2/09/2019 untuk Program Siaran “Brownis” Trans TV, Selasa (24/9) lalu.


Adapun tayangan “Brownis” yang melanggar ditemukan KPI Pusat pada tanggal 2 Juli 2019 karena membahas konflik antara Nikita Mirzani dengan Barbie Kumalasari. Lalu KPI menemukan pelanggaran lain pada tayangan “Brownis” tanggal 13 Agustus 2019 berupa adegan seorang pria menoyor kepala temannya.

Bukan hanya itu, pada tanggal 13 Agustus 2019, KPI menemukan tayangan yang membahas kehidupan pribadi Dewi Sanca yang hamil di luar nikah. Pada tanggal 15 Agustus 2019 program tersebut menampilkan adegan seorang pria yang berkata, "Kakinya pendek sih jadi ngga nyampe-nyampe..". Dan yang terakhir, pada tanggal 22 Agustus 2019, KPI mendapati “Brownis” menampilkan adegan Duo Serigala yang menari dengan menggoyangkan bagian payudara.

Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, mengatakan siaran tersebut melanggar sejumlah Pasal di P3SPS KPI seperti penghormatan terhadap hak privasi dan nilai atau pun norma kesopanan serta kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat. “Sepatutnya hak privasi atau pribadi seseorang itu dihormati dalam setiap program siaran,” ungkap Mulyo.

Mulyo lantas memaparkan beberapa macam bentuk hak privasi dan pribadi yang ia maksud. Kendati demikian, sanksi pemberhentian sementara yang diberikan oleh KPI untuk program “Brownis” ini berlaku selama 2 hari yaitu pada 14-15 Oktober.

Kabar ini lantas menuai beragam komentar dari netter. Sebagian merasa senang program ini dihentikan namun sebagian lagi tak terima lantaran menilai “Brownis” adalah program yang menghibur.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts