Prabowo menjenguk Wiranto yang dirawat karena ditusuk oleh tersangka yang diduga terpapar ISIS. Saat diwawancarai, Prabowo mengatakan bahwa ia mengutuk radikalisme dan terorisme.
- Wahyu
- Sabtu, 12 Oktober 2019 - 10:03 WIB
WowKeren - Tragedi penyerangan Menko Polhukam Wiranto oleh tersangka yang diduga terpapar paham ISIS mengejutkan banyak pihak. Para tokoh publik pun berbondong-bondong menjenguk Wiranto yang tengah menjalani pemulihan setelah operasi di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
Tak ketinggalan, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pun menjenguk Purnawirawan TNI itu pada Jumat (11/10). Saat diwawancarai usai menjenguk Wiranto, Prabowo pun mengungkapkan bahwa dirinya mengutuk segala tindakan radikalisme dan terorisme.
"Ya saya mengutuk semua bentuk terorisme, semua bentuk radikalisme," tutur Prabowo yang dilansir Republika pada Sabtu (12/10) di RSPAD Gatot Subroto. "Semua bentuk kekerasan kita hindari. Harus kita cegah, dan tidak boleh ada di Indonesia."
Ia menyarankan agar semua masalah seharusnya diselesaikan dengan kesejukan, salah satunya yakni melalui musyawarah mufakat. Ia juga menekankan supaya masyarakat perlu bersatu untuk menolak setiap bentuk kekerasan tersebut dan mengungkapkan pentingnya mengajarkan kepada masyarakat agar tidak melakukan kekerasan.
"Musyawarah mufakat di ruangan kalau perlu pukul-pukul meja (tidak apa-apa). Tapi tidak boleh ada penyelesaian dengan kekerasan, itu saya dari dulu tidak mau," kata Prabowo. "Para pemimpin semua sektor, semua bidang saya kira juga terutama semua para pemimpin agama harus benar-benar berani mendidik, mengajarkan untuk hindari bentuk-bentuk kekerasan seperti ini."
Sebelumnya, saat Prabowo menjenguk Wiranto, mantan Ketua Umum Partai Hanura itu sedang tidur. Oleh karena itu, Prabowo menemui tim dokter untuk menanyakan kondisi Wiranto saat ini.
"Jadi saya tadi datang menengok Pak Wiranto, pas saya datang beliau masih tidur," kata Prabowo. "Tadi saya ketemu tim dokter. Alhamdulillah kondisinya stabil, mudah-mudahan cepat baik, kita doakan semua."
Dari tim dokter yang merawat Wiranto, Prabowo mengetahui jika Wiranto baru saja dioperasi di bagian ususnya sehingga harus beristirahat. Oleh karena itu, Purnawirawan Letnan Jenderal itu pun berjanji akan datang lagi pada saat Wiranto terbangun.
Wiranto sendiri ditusuk oleh seseorang tak dikenal usai menghadiri peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sidanghayu, Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) kemarin. Pelaku diketahui merupakan pasangan suami istri yaitu Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) dan Fitri Andriana (21) yang merupakan anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.
(wk/wahy)