Cuaca Panas Bisa Picu Mobil Alami Overheat? Jangan Khawatir, Lakukan 8 Cara Ini untuk Mengatasinya
Tekno

Cuaca panas ternyata bisa memicu mesin mobil mengalami overheat. Dalam kasus yang parah, masalah ini bisa membuat mobil terbakar. Untuk mencegahnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendinginkan mesin mobil yang terlalu panas seperti ini.

WowKeren - Kondisi beberapa daerah di Indonesia beberapa waktu belakangan ini sedang panas-panasnya. Hal ini dikarenakan posisi matahari yang sedang dekat dengan garis khatulistiwa, sehingga suhu mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Bahkan beberapa waktu lalu BMKG memperkirakan suhu di beberapa wilayah Indonesia bisa mencapai lebih dari 39 derajat Celcius hingga akhir bulan ini.

Karena cuaca panas ini, beberapa hal akan terkena dampaknya. Salah satunya adalah performa mobil kita. Pasalnya, saat cuaca panas mesin mobil dipaksa untuk bekerja lebih keras di atas suhu optimalnya karena gaya gesek yang semakin membesar.


Selain itu, penggunaan penyejuk udara atau AC di dalam mobil juga akan semakin membebani mesin. Dan ketika sistem pendinginan tidak optimal, mobil berisiko mengalami overheat. Dalam kasus yang parah, mobil bisa sampai terbakar, seperti yang dialami oleh artis papan atas Raffi Ahmad beberapa waktu lalu.

Untuk mencegah hal itu terjadi, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mendinginkan mesin mobil yang terlalu panas. Mau tahu apa saja itu? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

(wk/eval)

1. Saat Mobil Alami Overheat, Jangan Panik dan Menepilah Secara Perlahan


Saat Mobil Alami Overheat, Jangan Panik dan Menepilah Secara Perlahan

Saat Anda merasa mesin mobil sudah terlalu panas, yang paling penting adalah jangan panik dan tetap tenang. Apabila pengukur suhu telah mencapai zona merah atau bahkan keluar uap atau kepulan putih dari mesin, menepilah secara perlahan ke pinggir jalan setelah menemukan tempat yang aman.

Tapi jika Anda berada dalam situasi yang sulit untuk menepi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Pertama, matikan penyejuk udara dan buka jendela. Lalu nyalakan pemanas dan kipas hingga batas maksimal agar bisa menarik panas dari mesin. Lalu nyalakan lampu tanda darurat dan mengemudilah dengan kecepatan rendah hingga bisa menepi dan melakukan penanganan berikutnya.

2. Setelah Tidak Ada Uap yang Keluar, Buka Kap Mobil yang Alami Overheat


Setelah Tidak Ada Uap yang Keluar, Buka Kap Mobil yang Alami Overheat

Setelah menepi, tunggu selama beberapa saat hingga mobil tak lagi mengeluarkan uap atau kepulan putih. Pastikan kap mobil benar-benar dingin dan tidak ada lagi uap yang keluar sebelum dibuka. Membuka kap ini sendiri bisa membantu menghilangkan sebagian panas dari mesin. Setelah itu matikan mesin dan tinggalkan kunci dalam posisi menyala (on). Untuk lampu, panel instrumen dan lain-lain juga harus tetap menyala.

Hal ini perlu dilakukan agar bisa membuat kipas pendingin tetap menyala tanpa perlu menyalakan mesin, yang bisa mempercepat proses pendinginan. Setelah itu biarkan mesin dingin sebelum menyentuhnya atau membuka penutup radiator. Prosesnya memang cukup lama, yakni sekitar 30-45 menit. Namun ini penting dilakukan agar Anda bisa terhindar dari luka bakar yang parah.

3. Periksa Selang Atas Radiator untuk Mengetahui Masalah Mesin Mobil Overheat


Periksa Selang Atas Radiator untuk Mengetahui Masalah Mesin Mobil Overheat

Setelah membuka kap, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah memeriksa selang atas radiator dan meremasnya. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui apakah sistem berada di bawah tekanan dan apakah aman untuk membuka tutup radiatornya.

Apabila selang terasa keras dan sulit diremas, kemungkinan sitemnya masih bekerja dan sebaiknya jangan buka dulu penutup radiator. Begitupun sebaliknya, apabila selang bisa mudah diremas, aman bagi Anda untuk membuka tutup radiator. Tapi ingat, gunakan lap atau handuk untuk memegang selang ini, karena bisa terasa sangat panas saat disentuh.

4. Putar Penutup Radiator Setelah Benar-Benar Dingin Saat Mengatasi Mobil Overheat


Putar Penutup Radiator Setelah Benar-Benar Dingin Saat Mengatasi Mobil Overheat

Selanjutnya biarkan penutup radiator terpasang hingga radiatornya dingin baru bisa Anda putar. Hal ini disebabkan karena tekanan dan uap yang ada di dalamnya bisa menyemprotkan cairan bertekanan tinggi ke wajah Anda. Bahkan jika penutup radiator masih hangat jangan dibuka dulu, agar lebih aman. Dan ketika membuka penutup itu, gunakan handuk atau lap tebal lalu putar dengan hati-hati.

Hal ini dikarenakan mesin yang terlalu panas bisa memiliki zat pendingin dengan suhu mencapai 127 derajat Celcius. Di dalam sistem yang tertutup, zat itu tidak akan mendidih. Tapi jika terekspos ke udara zat itu akan langsung mendidih dan menyemprot yang bisa menyebabkan luka bakar parah. Karena itulah, tunggu sampai sistemnya benar-benar dingin dulu ya sebelum memutar tutup radiatornya.

5. Periksa Mesin Untuk Mengetahui Adanya Kebocoran pada Mobil yang Overheat


Periksa Mesin Untuk Mengetahui Adanya Kebocoran pada Mobil yang Overheat

Di antara penyebab paling umum dalam sebuah mesin yang terlalu panas adalah kebocoran di sistem pendingin. Karena itu, periksa tangki zat pendingin setelah mesinnya cukup dingin. Tangki ini mirip dengan jeriken susu plastik berwarna putih yang tersambung ke tutup radiator.

Setelah itu periksa mesin pada mobil untuk mencari tahu apakah ada kebocoran yang berkaitan dengan zat pendingin tersebut. Apakah zat pendingin tinggal sedikit atau bahkan habis. Hal ini penting dilakukan, karena sistem pendingin memerlukan tekanan untuk bisa berfungsi. Sehingga kebocoran sekecil apapun yang tidak mengeringkan pendingin bisa menyebabkan berbagai masalah pada mobil, termasuk overheat.

6. Setelah Mobil Benar-Benar Dingin, Isikan Zat Pendingin untuk Atasi Mobil yang Overheat


Setelah Mobil Benar-Benar Dingin, Isikan Zat Pendingin untuk Atasi Mobil yang Overheat

Langkah berikutnya yang harus Anda lakukan adalah mengisi zat pendingin pada tempatnya. Tapi ingat, isi zat tersebut setelah 30-45 menit setelah mobil benar-benar dingin. Pertama buka penutup radiator dan tuangkan sedikit, selama sekitar 3-5 detik.

Apabila memiliki air, Anda bisa mencampurnya dengan zat pendingin dengan perbandingan yang sama, yakni 50:50. Setelah itu isikan campuran tersebut pada tempatnya. Dalam keadaan darurat, air sebenarnya bisa menjadi pengganti zat pendingin, namun sebaiknya jangan gunakan secara rutin untuk waktu yang terlalu lama ya.

7. Setelah Menemukan Masalah Overheat Pada Mobil, Putuskan Memanggil Bantuan atau Tidak


Setelah Menemukan Masalah Overheat Pada Mobil, Putuskan Memanggil Bantuan atau Tidak

Setelah menemukan masalah intinya, Anda harus membuat keputusan terkait cara penanganan mobil yang overheat. Jika radiator hanya kekurangan cairan dan diisi, tentu saja tak ada masalah, sebab Anda bisa melanjutkan perjalanan. Tapi jika Anda berpikir ada masalah lain yang membuat mobil overheat, Anda tentu harus melakukan beberapa pertimbangan.

Salah satunya adalah dengan memanggil bantuan atau truk derek jika masalahnya tak kunjung selesai. Misal ada kebocoran di sistem pendingin hingga mesin yang tak kunjung dingin. Ingat, Anda harus ekstra hati-hati untuk mengatasi mesin yang terlalu panas, karena jika ditangani dengan salah justru bisa merusak mesin mobil. Sehingga Anda harus membuat keputusan bijak untuk menanganinya ya.

Demikian tujuh langkah cepat untuk mengatasi mesin mobil yang overheat yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui berbagai tips untuk tetap sehat di tengah cuaca panas. Selain itu kamu juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui beberapa minuman yang bisa menghilangkan lesu saat cuaca sedang panas-panasnya.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait