Polrestabes Medan 'Diguncang' Bom, Warganet Kutuk dan Suarakan #BodohnyaAksiTeror
Nasional
Teror Bom Polrestabes Medan

Aksi bom bunuh diri kembali menghantui Indonesia, kali ini terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11) pagi. Belum ada penjelasan rinci terkait peristiwa ini.

WowKeren - Indonesia memang masih rawan diguncang aksi teror dari oknum-oknum yang terpapar paham radikalisme. Yang terbaru, Polrestabes Medan, Sumatera Utara, menjadi lokasi peledakan bom bunuh diri pada Rabu (13/11) sekitar pukul 08.45 WIB.

Aksi yang disebut-sebut menewaskan pelaku serta menyebabkan enam orang lainnya terluka ini pun menjadi perhatian nasional. Terbukti dari kata kunci terkait kejadian ini yang memuncaki daftar Trending Topic Indonesia pada Rabu pukul 11.59 WIB.

Salah satu yang sempat ramai dicuitkan adalah tagar #BodohnyaAksiTeror. Lewat tagar itu, warganet bersama-sama menyuarakan kecaman serta kutukan mereka atas tindakan nekat yang dilakukan para teroris tersebut.

"Dalam Islam. Membunuh satu orang ga berdosa sama halnya membunuh seluruh umat manusia," tulis @CH_*****mah. "Bunuh diri dgn besi maka dineraka nanti besi itu selalu ada ditangannya, menusuk2 ke perutnya selama2nya."

"Teroris di neraka selamanya," imbuh pemilik status tersebut. "Bungul jika ada yg bilang masuk surga. #BodohnyaAksiTeror."


Warganet ini bukanlah satu-satunya yang mengkritik keras tindakan terorisme. Berikut kutipan beberapa cuitan terkait.

Polrestabes Medan \'Diguncang\' Bom, Warganet Kutuk dan Suarakan #BodohnyaAksiTeror-1

Twitter

"Jika setiap pelaku Bom Bunuh diri di jamin akan masuk surga. Seharusnya Para Pelaku Cuci Otak sudah melakukannya lebih dulu dari pd kalian.." tulis @Ai***NZ. "GOBLOK TENAN #BodohnyaAksiTeror."

Polrestabes Medan \'Diguncang\' Bom, Warganet Kutuk dan Suarakan #BodohnyaAksiTeror-2

Twitter

"Sing waras ojo ngalah! Sing besar ojo takut! Kami tidak takut! Kami berdiri bersama melawan aksi kekerasan dan terorisme! Indonesia tidak goyah sedikitpun!" cuit @Ra*****05. "Jihad itu tidak perlu menyakiti sesama dengan membunuh.. Jihad itu cukup dengan bekerja dengan niat lilahhitaala untuk menghidupi anak dan Istri dgn rijki yg halal," imbuh @Andr*******66.

Di sisi lain, penyelidikan terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini. Polda Sumatera Utara pun menggandeng Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts