Mendikbud Nadiem Makarim Pastikan UN 2020 Tak Dihapus
Nasional

Mendikbud Nadiem Makarim memastikan jika UN 2020 akan tetap terlaksana meskipun pihaknya tengah mengkaji soal penghapusan UN. Ia menambahkan kemungkinan jika penghapusan UN mungkin dapat terealisasi di tahun 2021.

WowKeren - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memang tengah menjadi sorotan beberapa waktu terakhir. Apalagi setelah dirinya mengaku jika pihaknya tengah mengkaji penghapusan ujian nasional.

"Sedang dikaji masih didalami tim, ditunggu ya, karena enggak makan waktu terlalu lama, ujar Nadiem di Kemendikbud, Sabtu (30/11). "Baru minggu lalu kan tahap assesment, tahap mengevaluasi. Jadi ya belum siap, belum kita siapkan."

Meski begitu, Nadiem memastikan di 2020 UN masih akan tetap dilaksanakan. Sedangkan untuk UN di tahun berikutnya ada kemungkinan baru akan dihapus.

"Ya sudah pasti 2020 kan masih akan jalan UN, cuma sudah kami umumkan biar tenang, sebenarnya ini keputusan untuk tahun berikutnya," ujarnya. Lebih lanjut, pengkajian penghapusan UN ini berangkat dari aspirasi guru, murid, dan orang tua murid.


Menurutnya, UN ini dianggap menimbulkan beberapa efek negatif. "Dari mereka yang bukan ingin menghapuskan, tapi menghindari hal-hal yang negatif dari sisi stres kayak menghukum siswa yang mungkin dari bidang itu dan lain-lain," tuturnya.

"Jadi semacamnya prinsipnya, bukan wacana menghapus-hapus, ini juga wacana memperbaiki esensi dari UN itu sebenarnya apa, untuk menilai prestasi murid atau menilai prestasi sistem," lanjutnya.

Sementara itu, Ikatan Guru Indonesia (IGI) mendukung wacana penghapusan UN yang dilakukan oleh Nadiem tersebut. Menurut IGI, anggaran UN yang cukup besar lebih baik dialihkan untuk pengangkatan guru menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Jauh lebih bagus nggak ada ujian nasional, lebih bagus anggaran UN digunakan mengangkat guru. Bukan hanya honorer, guru kita kan kurang," ungkap Ketua IGI, Muhammad Ramli, pada Kamis (28/11). "Lebih dari 50 persen guru kita sekarang sudah honorer, bukan lagi PNS. Kalau kondisi seperti itu, kita tidak lagi lihat keberpihakan. Karena guru kan prasyarat pendidikan."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait