Andi Arief 'Blak-Blakan' Tuding Perusahaan Erick Thohir Terjerat Jiwasraya
Nasional

Kasus korupsi yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya membuat nama Menteri BUMN ikut terseret. Bahkan Andi Arief pun turut menuduh jika perusahaan Erick Thohir terjerat kasus tersebut.

WowKeren - Skandal megakorupsi yang membelit asuransi pelat merah Jiwasraya masih terus bergulir hingga saat ini. Hal ini lantas membuat nama Menteri BUMN Erick Thohir ikut terseret dalam kasus tersebut karena bungkam soal Jiwasraya.

Hal tersebut diungkapkan Erick kepada awak media, Senin (23/12). "Saya boleh nih agak curhat dikit, bukannya baper," katanya. "Cuma teman-teman (media) bilang bungkam, terus sekarang diputarbalikkan. Erick Thohir terima duit Rp 100 miliar, Rp 200 miliar, eh duit dari mana itu terimanya. Gitu lho. Jangan dipolitisasi."

Pernyataan tersebut lantas membuat Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengimbau Presiden RI Joko Widodo untuk memerintahkan anak buahnya agar tak berebelit-belit menyelesaikan perkara PT Asuransi Jiwasraya tersebut. Ungkapan tersebut disampaikannya melalui postingan di media sosial Twitter.


"Tak usah muter2 dan berpolitik dalam selesaikan kasus jiwasrayagate. Selesaikan dengan jujur. Ada yg diduga pelaku yang ditarik jadi orang penting di staf Presiden," ujar Andi melalui akun Twitternya, Senin (23/12). "Menurut BPK Ada yg diduga perusahaan yg ditempatkan sahamnya oleh Jiwasraya, dan pemiliknya adalah Menteri BUMN."

Tak sampai di situ, ia kemudian menyebutkan nama Erick Thohir yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha termasuk di bidang media massa. Menurutnya, untuk menyelesaikan persoalan jiwasraya tak bisa dilakukan dengan lomba debat. Justru persoalan di depan mata ini seharusnya bisa diselesaikan oleh Presiden Jokowi sendiri.

"Bukan perang wacana. Menyangkut hukum, uang nasabah, menyangkut uang negara nantinya," ungkapnya. "Meski muter2 solusinya, uang negara juga akan keluar, dari mana?' kicauan pertama dari rangkaian twit Andi soal Jiwasraya malam ini."

Andi menambahkan jika penelusuran persoalan keuangan Jiwasrata lebih mudah ketimbang perkara Bank Century. "Namun mem-bailout Jiwasraya bisa-bisa murni memakan dana APBN dengan PMN, kalau century bailoutnya kategori uang negara -iuran perbankan- lewat lembaga penjamin simpanan," tutupnya. "Mau gak mau akan di-bailout Jiwasraya."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait