Pemerintah Australia tengah melakukan evakuasi kepada 243 warganya yang terjebak di Wuhan, Tiongkok. Rencananya, ratusan warga tersebut akan dikarantina di Pulau Christmas selama dua pekan sebelum dipulangkan ke keluarganya.
- Nidya Putri
- Senin, 03 Februari 2020 - 14:54 WIB
WowKeren - Virus Corona telah menjadi epidemi yang ditakuti oleh seluruh warga negara di dunia. Pasalnya, virus yang berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok ini telah memakan ratusan jiwa dan menginfeksi belasan ribu jiwa.
Tak jarang sejumlah negara melakukan evakuasi agar para warganya bisa terbebas dari kota yang kini tengah diisolasi oleh Pemerintah Tiongkok tersebut. Salah satu negara yang mulai melakukan evakuasi adalah Australia.
Diketahui, 243 warga Australia dari Wuhan yang telah berhasil dievakuasi itu nantinya akan dikarantina di Pulau Christmas selama dua pekan sebelum dipulangkan ke keluarga mereka. Dilansir BBC, penerbangan yang membawa warga yang dievakuasi akan mendarat di pangkalan angkatan udara di Learmonth, Australia Barat pada Senin (3/2) sore.
Sekedar informasi, Pulau Christmas adalah wilayah eksternal Australia yang terletak 2.700 kilometer dari daratan utama Negeri Kanguru. Pulau itu dikenal sebagai fasilitas penahanan imigran dan para pencari suaka di Australia.
Sejak 2003, ribuan pencari suaka telah ditahan di sana di bawah kebijakan pengungsi garis keras Australia. Saat ini hanya rumah keluarga empat orang Sri Lanka yang berjuang agar tidak dideportasi di pulau itu.
Pengungsi sebelumnya menyatakan keprihatinan tentang rencana itu, dan beberapa telah memilih untuk tetap tinggal di Wuhan. Ada lebih dari 600 warga Australia di kota yang terkunci dan di sekitar Provinsi Hubei. Fasilitas Pulau Christmas ditutup pada 2018 tetapi dibuka kembali pada tahun lalu.
Sementara itu, sejumlah negara telah berhasil mengevakuasi warganya dari Wuhan. Seperti Indonesia, Perancis, Amerika Serikat (AS) dan Jepang.
Warga negara Indonesia (WNI) yang telah berhasil dievakuasi pun bakal dan menjalani pemeriksaan kesehatan serta prosedur karantina di Natuna, Kepulauan Riau. Di sana WNI akan dikarantina di markas TNI milik Indonesia untuk melakukan kegiatan observasi.
(wk/nidy)