Mbah Mijan memberikan komentar di Twitter atas aksi anggota DPR RI dari Partai Gerindra bernama Andre Rosiade yang belakangan tengah heboh disorot publik.
- Nur Khotimah
- Kamis, 06 Februari 2020 - 10:05 WIB
WowKeren - Mbah Mijan kembali memberikan pendapatnya atas kejadian yang sedang ramai dibahas publik. Kali ini Mbah Mijan mengomentari aksi kontroversial politisi Gerindra sekaligus anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Andre Rosiade yang ikut menggerebek Pekerja Seks Komersial (PSK) di Padang belum lama ini.
Nama Andre disorot karena dianggap melanggar etika sebagai anggota dewan oleh Komnas Perempuan atas aksinya ini. Pasalnya Andre juga diisukan menjebak PSK berinisial N sebelum akhirnya digerebek bersama Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat pada 26 Januari 2020 lalu.
Baru-baru ini N mengaku bahwa dirinya juga merasa "dipakai" sebelum digerebek pada akhir Januari lalu. Kabar ini pun menjadi bahasan yang hangat belakangan ini hingga membuat Mbah Mijan ikut buka suara. Peramal artis itu menuliskan pendapatnya lewat akun Twitter pribadinya, @mbah_mijan pada Rabu (5/2).
"Kalau mau menghilangkan prostitusi di Indonesia, Mas Andre harus berguru sama saya. Urusan ko**** ng****g memang rumit," tulis Mbah Mijan. "Saya punya tips jitu, memberangus prostitusi cukup dengan hydrogen, gampang to? Caranya: Gunakan Bom Hydrogen secukupnya untuk membuang Indonesia dari peta."
Postingan Mbah Mijan ini pun menuai berbagai komentar dari netter di Twitter. "Udah bisa ikut stand up comedy nih mbah wkwkwk," kata netter. "Ada ada aja mbah (emoji tertawa)," sambung yang lain. "Tipe x aja peta indonesianya... biar ngilang," celetuk lainya. "Prostitusi dr zaman nabi jg udah ada, dan mungkin sampe akhir zaman. Prostitusi ada mungkin emang buat ujian buat manusia," tulis netter lain.
Sementara itu, Andre Rosiade sudah membantah tudingan dirinya menjebak PSK sebelum menggerebek. "Jadi gini, masyarakat itu melaporkan kepada saya untuk membuktikan, saya bilang mana buktinya, dan polisi juga hadir saat melakukan itu, ya sudah kita buktikan. Masyarakat yang memesan, bukan saya yang memesan, masyarakat yang hadir di situ yang memesan, dan masyarakat itu yang menunggu di dalam kamar," kata Andre pada Rabu (5/2).
(wk/nur2)