'Tagar Tahunan' #ValentineBukanBudayaKita Puncaki Trending Topic, Penuh Tradisi Nyeleneh Warganet
SerbaSerbi

Hari Valentine yang jatuh pada hari ini memang masih menjadi perdebatan di Indonesia. Sejumlah pemerintah daerah bahkan sampai mengeluarkan imbauan untuk tak turut merayakan hari Valentine.

WowKeren - Tanggal 14 Februari merupakan hari peringatan kasih sayang alias hari Valentine di berbagai belahan dunia. Meski demikian, tidak semua orang merayakan Valentine yang kebetulan jatuh pada Jumat (14/2) hari ini.

Warganet ramai-ramai menggunakan tagar #ValentineBukanBudayaKita hingga memuncaki trending topic Twitter Indonesia pada pagi ini. Diketahui, tagar ini merupakan "tagar tahunan" karena juga sudah pernah viral pada hari Valentine tahun lalu.


Meski nama tagar #ValentineBukanBudayaKita bernada serius, warganet rupanya memenuhi tagar ini dengan berbagai cuitan yang nyeleneh dan kocak. Kebanyakan warganet mencuitkan soal budaya-budaya atau tradisi aneh yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia alih-alih merayakan Valentine.

Ada warganet yang menyebut bahwa budaya warga Indonesia adalah menyebarkan pesan berantai di WhatsApp tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu. Lalu ada pula warganet yang menyebut budaya warga Indonesia adalah gibah alias bergunjing.

"#valentinebukanbudayakita budaya kita adalah baca judul broadcast WA di grup keluarga doang. Terus forward, terus nanya 'ini bener ga ya?' Terus hoax kesebar deh," cuit akun @gi***dp. "#valentinebukanbudayakita valentine bukan budaya kita. budaya kita itu Gibah. Gibah the best ever, astagfirullah asdfghjkl," tambah akun @ka***lo.

Valentine

Twitter

Di sisi lain, hari Valentine yang biasanya identik dengan cokelat dan bunga memang masih menjadi perdebatan di Indonesia. Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia bahkan sampai mengeluarkan imbauan untuk tak turut merayakan hari Valentine.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi misalnya, mengimbau agar para pelajar tak merayakan hari Valentine. Imbauan tersebut tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi nomor 800/816/Disdik yang dikeluarkan pada Kamis (12/2).

Selain itu, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna juga mengimbau warganya untuk menjauhi perayaan hari Valentine. Senada dengan tagar yang viral di Twitter, Pradi menyebut bahwa perayaan Valentine tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

"Kalau memang tidak pas dan nanti banyak mudharatnya, ya jangan dilaksanakan," tutur Pradi dilansir Kompas.com, Kamis (13/2). "Bisa sampai begadang bisa sampai pagi hura-hura itu bukan gaya kita."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts