Saat memeriksakan diri ke rumah sakit, Indadari mengaku merasa sangat was-was ketika berada dalam satu ruangan dengan pasien yang dinyatakan suspect corona.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 19 Maret 2020 - 19:02 WIB
WowKeren - Jumlah pasien positif corona di Indonesia mengalami lonjakan hebat. Perkembangan terakhir, sudah ada 227 orang dinyatakan positif tertular dengan 19 diantaranya meninggal dunia serta 11 berhasil sembuh.
Lantas baru-baru ini mantan istri Caisar, Indadari sempat mengaku mengalami gejala yang mirip dengan corona. Ia kemudian pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri.
Saat itu juga Indadari dinyatakan suspect corona. Kendati begitu, ia pun langsung dirujuk ke rumah sakit kedua untuk diisolasi. Namun ternyata Indadari malah merasa panik ketika berada dengan pasien suspect corona lainnya.
Seperti diketahui, pasien yang dinyatakan suspect corona adalah orang yang diduga kuat terjangkit infeksi COVID-19 dengan menunjukkan gelaja-gelaja virus Corona dan pernah melakukan kontak dekat dengan pasien positif Corona. "Prosesnya sehari. Waktu di rumah sakit pertama langsung masuk ruang isolasi," cerita Indadari dilansir dari Detikcom, Kamis (19/3).
"Pas di rumah sakit rujukan, masuk ke ruangan bukan isolasi, gabung gitu,” tambah Indadari. “Malah jadi deg-degan, akhirnya aku nggak mau nunggu di dalam. Nunggu sebentar di dalam bareng yang ter-suspect lainnya."
Selain itu, Indadari juga merasa heran dengan pihak rumah sakit yang tidak menyediakan ruangan khusus untuk pasien suspect corona. "Ngeri juga, takut soalnya kan nggak tahu mana yang positif mana yang negatif. Dan, aku sempat sedih dan kaget di rumah sakit kok nggak dibikin sendiri-sendiri yang ter-suspect," papar Indadari.
Lantaran was-was, Indadari akhirnya memilih untuk berada di dalam mobil. Setelah mendapatkan hasil dan dapat penjelasan dokter, Indadari langsung pulang ke rumah. Pasalnya sakit autoimun yang ia derita membuatnya merasa sangat khawatir dan rawan tertular virus.
"Jadi prefer nunggu dekat ambulance. Khawatir kalau gabung. Pas hasil keluar dan dokter jelasin Alhamdulillah, langsung pulang,” pungkas Indadari. “Nggak berani lama-lama di rumah sakit, apalagi aku autoimun."
(wk/riaw)