Update Corona Di Seluruh Dunia: Capai 400 Ribu Kasus, Serang 196 Negara
Dunia
Pandemi Virus Corona

Penyebaran virus corona telah meluas hingga berbagai negara. Begini bentuk update terbaru terkait wabah COVID-19 yang telah menyerang lebih dari 400 ribu orang.

WowKeren - Penyebaran virus corona (COVID-19) semakin meluas setiap harinya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah menetapkan wabah virus corona saat ini sebagai pandemi. Artinya, COVID-19 inilai mengancam keberadaan umat manusia di seluruh penjuru dunia lantaran terus meluas.

Kasus virus corona di seluruh dunia hingga saat ini, Kamis (26/3) sudah melebihi 400 ribu orang. Data dari WHO melaporkan jumlah kasus virus corona di 196 kawasan dan negara mencapai 416.686 orang. Dari data yang mereka himpun, ada 18.589 orang meninggal di seluruh dunia akibat infeksi tersebut.

Posisi teratas kasus infeksi virus corona terbesar masih ditempati Tiongkok dengan 81.869 kasus. Jumlah korban meninggal di Tiongkok sendiri mencapai 3.287 orang.

Sementar itu posisi kedua ditempati oleh Italia. Di Italia, kasus virus corona telah menyerang sebanyak 69.176 pasien. Jumlah korban meninggal dunia akibat COVID-19 di Italia sendiri mencapai 6.820 orang.


Kasus virus corona ketiga terbesar berada di Amerika Serikat. Negeri Paman Sam ini memiliki kasus sebanyak 51.914 orang. Selanjutnya untuk jumlah korban meninggal 673 orang.

Negara keempat Spanyol tercatat ada 39.673 orang terjangkit virus corona. Jumlah korban meninggal mencapai 3.434 orang. Selanjutnya adalah Iran yang memiliki 27.017 kasus COVID-19. Dilaporkan sebanyak 2.077 orang meninggal.

Sementara untuk kasus pasien positif wabah corona (COVID-19) di Indonesia jugs kembali bertambah. Rabu (25/3) kemarin, ada 105 kasus baru sehingga angkanya kini menjadi 790 kasus. "Jumlah kasus sembuh dan dinyatakan boleh pulang 31 orang, dan meninggal 58 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanggulangan COVID-19 Achmad Yurianto, saat konferensi pers.

Yuri mengatakan jumlah kasus bertambah dari tes polymerase chain reaction (PCR), bukan rapid test. PCR adalah alat yang digunakan dengan mengambil sampel DNA sedangkan rapid test dengan specimen darah.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts