Ramalan Mbah Mijan Soal Jumlah Korban Virus Corona Hingga Lockdown Indonesia
Instagram/mbahmijan
Selebriti
Seleb vs Corona

Hingga Jumat (27/3), jumlah pasien yang dinyatakan positif Corona atau Covid-19 di Indonesia mencapai 1046 orang. Lantas, apa kata Mbah Mijan soal kejadian ini?

WowKeren - Hingga Jumat (27/3), jumlah pasien yang dinyatakan positif Corona atau Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 153 kasus. Oleh karena itu, total keseluruhan pasien kini menjadi 1.046 orang.

Kebijakan social distancing hingga lockdown "lokal" mulai diberlakukan di sejumlah daerah. Paranormal kondang Mbah Mijan ikut menyoroti tentang hal ini.


Lewat unggahan Twitter miliknya, Mbah Mijan pun memprediksi peristiwa Corona hingga lockdown Indonesia. Menurut Mbah Mijan, masyarakat Indonesia akan sadar adanya lockdown otomatis. Hal ini sehubungan dengan data dan fakta jumlah korban yang terus meningkat.

"Lusa atau nanti Rakyat Indonesia akan sadar lockdown otomatis terkait Covid-19 seiring dengan data dan fakta yang terus meningkat," ungkap Mbah Mijan. "Jika angka 1000 lebih masih belum menyadarkan, maka memungkinkan jumlahnya akan terus bertambah. Tak kusangka kejamnya Corona, Allahu Akbar."

Jumlah korban yang ada di lapangan pun akan jauh meningkat pesat. Mbah Mijan tidak menolak anggapan dr.Tifauzia Tyassuma yang beredar viral.

"Tentu saja, Mbah tak menolaknya. Contoh, Menyiapkan alih fungsi bangunan untuk isolasi Covid-19 seperti wisma atlet dll, sama arti pemerintah dan para medis punya analisa banyaknya korban di lapangan," terang Mbah Mijan. "Semoga secepatnya berlalu."

Mbah Mijan Soal Corona di Indonesia

Twitter

Soal lockdown mandiri, Mbah Mijan berharap agar keputusan ini bisa dicontoh oleh berbagai daerah di Indonesia. "Itu baru betul, semoga lockdown mandiri terus menular diberbagai daerah dengan atau tanpa perintah," tambah Mbah Mijan.

Hingga kini kesadaran akan bahaya virus Corona masih minim. Mbah Mijan pun mendoakan agar masyarakat segera sadar. "Ga apa apa doakan terus yaa, rakyat Indonesia memang beda. Psikis kita terlatih dari kecil untuk memahami setelah mengalami. Layaknya anak-anak yang tak peduli panasnya api sebelum menyentuhnya untuk mengerti," tandas Mbah Mijan.

Cuitan ini sempat diunggah ulang oleh Mbah Mijan lewat akun Instagram miliknya. Netter pun ramai berdebat soal ramalan Mbah Mijan.

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts