Yuni Shara Turut Prihatin Dengan Sikap Warga Tolak Jenazah Pasien Positif Corona
Instagram/yunishara36
Selebriti
Seleb vs Corona

Yuni Shara mengaku turut merasa prihatin dengan kejadian penolakan pemakaman jenazah pasien positif corona yang terjadi di sejumlah wilayah belakangan ini.

WowKeren - Belum lama ini heboh video penolakan warga yang terjadi di beberapa daerah menolak jenazah pasien corona dimakamkan di wilayah mereka. Kejadian itu lantas menjadi perbincangan hangat netizen ketika video tersebut viral di media sosial.

Sementara itu, penyanyi Yuni Shara mengungkapkan rasa turut prihatin dengan sikap warga tersebut. "Untuk kejadian yang banyaknya penolakan jenazah itu sangat memprihatinkan. Kalau saya sih sangat prihatin kalau misalnya ada yang mengalami seperti itu," kata Yuni Shara dilansir dari Suara.com, Senin (6/4).


Kakak Krisdayanti tersebut menerangkan bahwa kondisi pasien positif corona saja sudah sangat tersiksa ketika menjalani isolasi diri dan harus berpisah dengan keluarga. "Karena kondisi orang yang sakit sebenarnya sudah diisolasi saja sudah sangat menderita. Karena enggak bisa ketemu sama keluarga harus sendirian," terang Yuni.

Kendati demikian, Yuni tak bisa membayangkan bila dirinya berada di posisi jenazah pasien positif corona dan mengalami penolakan warga ketika akan dimakamkan. Perempuan kelahiran 3 Juni 1972 ini mengaku kasihan bila hal tersebut harus kembali terulang lagi.

"Belum pernah kan kejadian seperti itu," ungkap Yuni. "Itu enggak ketemu lagi selama-lamanya dalam kondisi yang seadanya. Tempatnya mungkin yang disiapkan di situ tapi enggak bisa di situ. Jadi sebenarnya sangat tersiksa, maksudnya kasihan."

Lantaran hal tersebut, kini Yuni menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu paranoid dengan jenazah pasien positif Covid-19. Yuni meminta agar warga bisa berempati kepada perasaan keluarga korban yang ditinggalkan.

"Jadi ini dimohon untuk tidak melakukan seperti itu," pungkas Yuni. "Karena kalau misalnya ada keluarganya yang digituin juga akan sedih pasti, menyakitkan, jadi jangan ditambah-tambahi dengan hal-hal seperti itu. Toh kan ada yang ngurus."

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts