Dentuman Misterius Hebohkan Jabodetabek, Ini Penjelasan Vulkanolog ITB
Nasional

Suara dentuman itu banyak dikaitkan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (10/4) malam. Vulkanolog Institut Teknologi Bandung (ITB), Mirzam Abdurrachman, memiliki analisis tersendiri terkait dentuman tersebut.

WowKeren - Warga Depok, Jawa Barat, hingga Jakarta Selatan sempat dihebohkan dengan suara dentuman misterius yang terdengar pada Sabtu (11/4) dini hari lalu. Suara dentuman ini pun banyak dikaitkan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (10/4) malam.

Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi apakah dentuman tersebut berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, Vulkanolog Institut Teknologi Bandung (ITB), Mirzam Abdurrachman, memiliki analisis tersendiri terkait dentuman tersebut.

Menurut Mirzam, dentuman misterius tersebut bisa terdengar salah satunya karena aktivitas magma dari suatu gunung api, akibat perpindahan magma secara tiba-tiba dari dapur magma ke lokasi yang lebih dangkal. Dengan demikian, peristiwa tersebut mengakibatkan terjadinya kekosongan dan ambruknya dapur magma dalam.

Selain itu, peristiwa tersebut juga disebut menghasilkan dentuman dan getaran di daerah sekitarnya. Fenomena yang sering disebut sebagai underground explosion ini bisa namun tidak selalu diikuti oleh erupsi gunung api.


"Namun, hal tersebut masih perlu mendapat dikaji terlebih dahulu dengan data kegempaan serta perubahan temperatur dan pelepasan gas dari gunung-gunung di sekitar Jabodetabek," tutur Mirzam dilansir Republika pada Senin (13/4). "Juga Gunung Anak Krakatau."

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hipotesis ini didasarkan pada peristiwa serupa yang terjadi di 3 negara. Yakni Gunung Api Miyakejima Jepang (tahun 2000), Gunung Piton de La Fournaise Pulau Reunion (tahun 2007), dan gunung di Kepulauan Mayotte Prancis (tahun 2018).

Hipotesis tersebut, tutur Mirzam, masih perlu dikaji dan dibuktikan. Sehingga bisa dilihat apakah benar Gunung Api Miyakejima Jepang (tahun 2000), Gunung Piton de La Fournaise Pulau Reunion (tahun 2007), dan gunung di Kepulauan Mayotte Prancis (tahun 2018).

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan dentuman yang terdengar bukan berasal dari gempa. Pihak BMKG juga sempat mengecek apakah dentuman misterius itu berasal dari petir.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait