Baik Untuk Fisik Maupun Mental, Ini 8 Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Yang Perlu Kalian Ketahui
Health

Selain sebagai kewajiban muslim saat memasuki bulan Ramadhan, puasa ternyata terbukti memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan mental atau fisik. Penasaran apa saja?

WowKeren - Masyarakat muslim sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan di mana mereka akan melaksanakan ibadah puasa. Puasa sendiri adalah tindakan sukarela dengan berpantang dari makanan, minuman, atau keduanya, perbuatan buruk dan dari segala hal yang membatalkan puasa untuk periode waktu tertentu.

Inti dari maksud dan tujuan puasa itu adalah pengekangan diri dari sebuah keinginan untuk mencapai sebuah tujuan. Oleh karena itu, puasa dapat didefinisikan sebagai usaha pengekangan diri dari sebuah keinginan yang dilarang untuk mencapai sebuah tujuan.

Selain sebagai kewajiban muslim saat memasuki bulan Ramadhan, puasa ternyata terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan loh. Penasaran apa saja? Berikut tim WowKeren rangkum 8 manfaat puasa baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Menurunkan Berat Badan


Menurunkan Berat Badan

Puasa yang sebenarnya bagi tubuh dimulai sejak sistem pencernaan kita selesai mencerna seluruh zat gizi yang terdapat di dalam tubuh. Proses ini terjadi kira-kira 8 jam setelah makanan terakhir masuk ke dalam tubuh kita. Setelah makanan selesai dicerna, tubuh akan mulai menggunakan cadangan energi yang terdapat dalam organ-organ kita.

Dalam keadaan normal, cadangan glukosa yang disimpan di hati dan otot dalam bentuk glikogen merupakan sumber energi utama kita. Saat puasa cadangan glukosa ini akan digunakan pertama kali sebagai sumber energi. Setelah cadangan glukosa di hati dan otot habis, selanjutnya lemaklah yang akan menjadi sumber energi bagi tubuh. Dengan digunakannya lemak sebagai sumber energi, maka kadar lemak dalam tubuh dapat berkurang. Berkurangnya kadar lemak tentu dapat membantu mengurangi berat badan.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung


Meningkatkan Kesehatan Jantung

Salah satu penelitian menemukan bahwa seseorang yang berpuasa selama sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung daripada yang tidak. Selain itu, puasa juga dapat mencegah hal-hal yang menyebabkan penyakit jantung, seperti mencegah diabetes dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Peneliti juga menemukan bahwa puasa intermiten meningkatkan kinerja otot jantung, mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, dan meningkatkan pertumbuhan pembuluh darah di dalam jantung. Orang yang berpuasa juga memiliki risiko penyakit arteri koroner lebih rendah yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

3. Mengeluarkan Racun dalam Tubuh


Mengeluarkan Racun dalam Tubuh

Manfaat puasa berikutnya adalah dapat mengeluarkan racun dalam tubuh. Ketika berpuasa, tubuh akan memakan cadangan lemak untuk mendapat energi. Nah, lemak tersebut akan membakar racun dalam tubuh secara bersamaan. Dengan begitu, tubuh akan lebih bersih dan sehat karena kadar racun yang telah berkurang.

Selain itu, puasa juga dapat menghambat produksi radikal bebas dan protein yang mengiritasi seperti sitokin inflamasi. Bukti-bukti menunjukkan bahwa ini juga dapat menghambat penuaan otak dan bahwa manfaat puasa bagi kesehatan dapat menurunkan produksi radikal bebas serta melindungi kalian dari dampaknya.

4. Menghilangkan Kecanduan


Menghilangkan Kecanduan

Berpuasa memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat sejenak dari kebiasaan makan sehari-hari yang kurang baik. Hal ini dapat membantu kalian dalam mengurangi kecanduan terhadap suatu jenis makanan tertentu seperti gula atau kopi. Jika di siang hari kalian terbiasa harus selalu minum kopi maka saat puasa kalian "terpaksa" tidak minum kopi dan kebiasaan ini bisa terbawa sampai nanti ketika masa puasa sudah selesai.

Begitu juga jika kalian suka mengonsumsi camilan manis di sela-sela beraktivitas, maka saat puasa kebiasaan tersebut tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu, manfaat puasa bagi kesehatan fisik biasanya datang dari minimnya konsumsi kafein dan gula yang berasal dari makanan manis.

5. Meningkatkan Fungsi Otak


Meningkatkan Fungsi Otak

Satu penelitian yang dilansir situs Healthline, riset pada tikus menunjukkan bahwa menjalankan puasa berselang selama 11 bulan meningkatkan fungsi otak dan struktur otak. Sementara pada penelitian pada hewan lain telah melaporkan bahwa puasa dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan pembentukan sel-sel saraf untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif.

Pada manusia sendiri, para ahli berpendapat bahwa berpuasa dapat merangsang pelepasan BDNF (brain-derived neurothropic factor) di otak. BDNF berfungsi untuk membantu tubuh meningkatkan fungsi otak dan memproduksi lebih banyak sel-sel otak. Selain itu, BDNF juga dapat melindungi sel-sel otak serta mengurangi depresi sekaligus resiko terkena demensia atau pikun.

6. Memperkuat Sistem Imun


Memperkuat Sistem Imun

Puasa juga diketahui bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Ketika berpuasa tingkat limfosit dalam tubuh meningkat hingga 10 kali lipat. Hal ini membuat kekebalan tubuh meningkat, sehingga tidak mudah jatuh sakit.

Puasa juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, mengatur kondisi peradangan dalam tubuh dan membuat kelaparan sel kanker. Puasa juga memberikan beberapa rangsangan, termasuk ke seluruh sel, jaringan, dan organ tubuh. Efek rangsangan ini akan memulihkan dan meningkatkan fungsi organ sesuai fungsi fisiologisnya, misalnya panca indra menjadi lebih tajam.

7. Mengurangi Peradangan


Mengurangi Peradangan

Manfaat puasa bagi kesehatan selanjutnya adalah kemampuannya mengurangi peradangan. Peradangan banyak penyebabnya, tetapi pola makan yang tidak sehat adalah sumber radikal bebas yang konsisten dan makanan yang menyebabkan peradangan. Namun, tidak hanya bersumber dari makanan, reaksi metabolisme juga menghasilkan radikal bebas seperti superoksida dan hidrogen peroksida.

Cara lain agar puasa mengurangi peradangan adalah melalui keseimbangan hormon yang lebih baik. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa kadar insulin yang lebih rendah dan sensitivitas insulin yang lebih baik dapat mengurangi stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.

8. Meningkatkan Kesehatan Mental


Meningkatkan Kesehatan Mental

Seperti dikutip dari NBC News, menurut seorang psikologis Susan Jones, terlibat dalam kegiatan dan tradisi selama berpuasa dapat membantu keluarga dan kerabat menjadi lebih dekat satu sama lain. Ini dapat membantu mereka yang menderita kondisi khusus seperti depresi.

Selain itu, setelah menjalani puasa selama beberapa hari, manfaat puasa bagi kesehatan mental juga akan lebih terasa karena tubuh akan menghasilkan kadar hormon endorfin yang lebih tinggi dari biasanya. Ini dapat membantu meningkatkan konsentrasi serta membuat Anda merasa lebih baik dan bahagia secara mental.

Intip juga yuk beberapa tips tetap kuat berpuasa meski tanpa sahur dalam artikel berikut. Simak juga tips yang bisa bikin kalian tetap bugar saat puasa dalam artikel ini.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait