Selandia Baru Longgarkan Lockdown, Klaim Tak Ada Lagi Transmisi COVID-19 Komunitas
Getty Images/Hagen Hopkins
Dunia

Selama beberapa hari terakhir, pemerintah Selandia Baru mencatat sedikit kasus baru, yang hanya terbatas pada angka satuan. Pada Minggu (26/4) bahkan hanya mencatat satu kasus.

WowKeren - Sejumlah negara mulai melonggarkan aturan kebijakan lockdown. Hal itu dilakukan seiring terus menurunnya kasus positif COVID-19.

Selandia Baru mengklaim jika negaranya saat ini melaporkan sudah tidak ada lagi kasus corona (COVID-19). Hal itu dianggap merupakan imbas dari kebijakan lockdown yang diberlakukan.

Lockdown membuat upaya pemerintah dalam menekan penularan corona melalui transmisi komunitas menjadi lebih efektif. Hingga negara tersebut menyatakan telah menghilangkan virus corona.

Selama beberapa hari terakhir, pemerintah setempat mencatat sedikit kasus baru, yang hanya terbatas pada angka satuan. Hingga pada Minggu (26/4) ketika hanya mencatat satu kasus maka Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pun menyatakan jika virus tersebut saat ini sudah berhasil dihilangkan.

Mulai Selasa, beberapa kegiatan bisnis bisa beroperasi seperti biasa. Begitu juga dengan layanan kesehatan dan juga pendidikan.


Meski demikian, para pejabat di sana telah memperingatkan jika peristiwa itu tak serta merta mengindikasikan jika kasus sudah diatasi secara total. Masyarakat tetap diimbau untuk menahan diri agar tidak pergi keluar rumah sekaligus menghindari interaksi sosial.

Ardern menegaskan bahwa Selandia Baru akan mulai membuka kembali roda perekonomian untuk saat ini. Namun tidak untuk kehidupan sosial masyarakatnya. "Kita membuka ekonomi, tetapi tidak kehidupan sosial masyarakat," kata Ardern dilansir BBC, Selasa (28/4).

Sementara itu, Selandia Baru sendiri telah melaporkan kurang dari 1.500 kasus corona dengan total kematian hanya 19 jiwa. Ardern mengatakan bahwa hal ini menunjukkan jika negara tersebut berhasil memenangkan pertarungan melawan COVID-19.

"Tidak ada transmisi komunitas luas yang tidak terdeteksi di Selandia Baru," lanjut PM. "Kami telah memenangkan pertempuran itu."

Lebih lanjut, ia meminta agar masyarakat tetap waspada untuk benar-benar menghalau virus itu menginfeksi negara tersebut. Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru, Ashley Bloomfield, juga mengingatkan jika "eliminasi" bukan berarti tidak akan ada lagi kasus baru. "Tetapi itu membuat kita tahu dari mana kasus ini berasal," kata dia masih dilansir BBC.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait