Korban Tewas Akibat COVID-19 di AS Melebihi Perang Vietnam
Dunia

Jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat dilaporkan mengalami peningkatan dua kali lipat dalam 18 hari terakhir dan merupakan sepertiga dari semua infeksi di dunia.

WowKeren - Jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) di Amerika Serikat terus mengalami lonjakan yang drastis. Bahkan hingga berita ini ditulis, AS mencatat sekitar lebih dari 1 juta kasus positif COVID-19 yang dikonfirmasi.

Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 59,266 pasien dinyatakan meninggal dunia. Angka itu melebihi jumlah warga Amerika yang meninggal selama Perang Vietnam sebanyak 58,220 korban jiwa.

Sebelumnya, jumlah korban tewas akibat COVID-19 di AS udah juga telah melampaui korban tragedi 11 September 2001, atau yang lebih dikenal sebagai insiden 9/11. Pasalnya, korban tewas akibat serangan 9/11 yang menyasar World Trade Center dan New York tercatat sekitar lebih dari 2,753 jiwa, dengan 200 lainnya di luar New York.

Disebutkan bahwa jumlah kasus virus corona di AS meningkat dua kali lipat dalam 18 hari terakhir dan merupakan sepertiga dari semua infeksi di dunia. Namun angka aktual kasus dianggap lebih tinggi. Sekitar 30 persen kasus terjadi di negara bagian New York, pusat penyebaran wabah di AS.


Wabah Corona diperkirakan dapat merenggut lebih dari 74 ribu nyawa warga AS pada 4 Agustus nanti, dibandingkan dengan perkiraan 22 April yang menyebutkan angka lebih dari 67 ribu. Perhitungan itu berdasar model prediksi University of Washington yang sering dikutip oleh pejabat Gedung Putih.

Dari 20 negara yang paling parah terdampak virus corona, Amerika Serikat menempati urutan kelima berdasarkan kasus per kapita. Amerika Serikat memiliki sekitar 30 kasus per 10 ribu orang. Spanyol menempati urutan pertama dengan lebih dari 48 kasus per 10 ribu orang, diikuti oleh Belgia, Swiss, dan Italia.

Sebagai informasi tambahan, jumlah kasus positif COVID-19 di AS mengalami kenaikan yang signifikan lantaran dalam 24 jam terakhir ada ribuan kasus baru yang dikonfirmasi, dengan jumlah korban meninggal yang meningkat sebanyak 2,470 jiwa. Sedangkan 142,238 pasien lainnya dinyatakan sembuh. AS sendiri menjadi negara dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak di dunia.

Hingga kini, sejumlah negara bagian AS selain New York yang juga terus mengalami lonjakan jumlah kasus positif corona. Di antaranya adalah New Jersey, Michigan, California, Louisiana, Massachusetts, Pennsylvania, Florida, Illinois, Georgia, Connecticut, Maryland dan Texas yang masing-masing telah mencatatkan lebih dari 20 ribu kasus. Ada pula Ohio, Indiana, Virginia, Colorado, Washington, dan Tennessee yang sudah melampaui 10 ribu kasus COVID-19.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait