Dede Sunandar Jualan Cireng Demi Penuhi Kebutuhan Hidup Kala Tak Ada Syuting
Instagram/dede_sunandar
Selebriti

Dede Sunandar menceritakan bagaimana kini ia dan istrinya berjualan cireng demi menyambung hidup karena ia sudah jarang menerima tawaran syuting seperti dulu.

WowKeren - Dede Sunandar baru-baru ini menceritakan bahwa pekerjaannya di panggung dunia hiburan Tanah Air sudah tak seramai dulu. Dede juga harus menerima kenyataan anak keduanya menderita penyakit langka bernama William Syndrome.

Sambil berurai air mata, Dede lantas menceritakan soal kehidupannya saat ini ketika ia tampil sebagai bintang tamu di acara "Siyap Bos" Trans7. Dalam kesempatan tersebut, Dede menerangkan bagaimana penyakit langka menyerang putranya yang bernama Ladz’an Syafiq Sunandar.

“Dari jantung ke paru-paru menyempit, harus dilakukan operasi kata dokter. Ketahuannya sudah sejak lahir cuma Dede enggak bilang ke istri, tiga bulan baru," papar Dede. "Karena orang baru lahiran kita kasih tahu, takut sedih.”

Nagita Slavina yang juga menemani Raffi Ahmad sebagai host di acara tersebut merasa heran mengapa Dede enggan menerima tawaran dokter untuk melakukan operasi gratis kepada putranya. Dede mengaku bahwa ia hanya ingin putranya dirawat oleh dokter yang sudah menangani anaknya sejak kecil.


Bersyukur, kini Syafiq sudah bisa berjalan dan menunjukkan kondisi kesehatan yang semakin membaik. “Alhamdulillah sudah mau jalan umur 2 tahun 3 bulan. Dulu kata dokter umur 4 tahun baru bisa jalan ini Alhamdulillah dia nunjukin ke Dede dan Karen (istri) dia bisa jalan. Dede senang,” terang Dede.

Sementara itu, dalam acara yang lain Dede menceritakan bahwa saat ini ia dan istrinya sedang berjualan cireng untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mengingat kini Dede sudah jarang menerima tawaran syuting.

Dengan membawa nama Dede Sunandar yang dikenal sebagai artis ternyata membantu penjualan. “Kebantu (dagang cireng) atas nama Dede. Sehari minimal bikin 9 kilogram itu 90 biji,” ungkap Dede saat menjadi bintang tamu dalam tayangan "Brownis" Trans TV.

Dede juga mengaku sudah mulai menjual cireng sebelum pandemi corona mewabah di Indonesia. Beruntung hingga kini usahanya tersebut terus berkembang. “Buka hampir 3 bulan, sebelum COVID sudah jalan. Alhamdulillah sekarang makin banyak yang order karena buatan rumahan,” pungkas Dede.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts