Dwi Sasono membagikan sebuah video dirinya sedang meng-cover lagu milik Didi Kempot. Dwi Sasono mempersembahkan lagu tersebut sebagai salam perpisahan untuk sang maestro.
- Wahyu
- Rabu, 06 Mei 2020 - 19:03 WIB
WowKeren - Kepergian maestro campur sari, Didi Kempot tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan seluruh pelaku seni di Tanah Air. Mereka pun satu per satu memberikan ucapan belasungkawa kepada musisi yang dijuluki Bapak Patah hati Nasional tersebut. Salah satunya adalah aktor, Dwi Sasono.
Untuk mengenang sekaligus memberikan salam perpisahan terakhir kepada Didi Kempot, Dwi Sasono pun membuat video cover lagu milik sang legenda yang berjudul "Sewu Kuto". Lagu tersebut diketahui merupakan salah satu karya Didi yang paling terkenal. Dalam kesempatan itu, Dwi juga terlihat menuliskan sebuah pesan dari Didi Kempot.
"Sewu Kuto 'Sing uwis ya uwis. Lara ati oleh, ning tetep kerja lho ya. Sebab urip ora iso diragati nganggo tangismu.' - Didi Kempot. Sugeng tindak, Lord Didi Kempot," tulis suami dari Widi Be3 itu pada Selasa (5/5) kemarin.
Dalam video cover tersebut, Dwi terlihat menyanyi sambil memainkan alat musik, gitar akustik. Ayah 3 anak itu pun tampak sangat menghayati lagu yang ia bawakan.
Melihat postingan video tersebut, banyak netizen memberikan pujian akan kemampuan Dwi dan dedikasinya untuk Didi Kempot. Tak sedikit pula netizen yang kembali mendoakan almarhum Didi Kempot.
"Keren banget Mas Dwi, bernyanyi untuk alm sang legenda musisi Indonesia Didi Kempot," tulis @senaxxxx. "Melting..., mas dwi kharisma nya naik 8 step mas," imbuh @evaxxxx. "Lagu yg selLu aku dengarkan setiap perjLanan kerja ke jawatengah. alfatiha," tambah @alinxxxx. "Semoga almarhum Husnul Khatimah. Sugeng tindak MAS didi Kempot," sambung @nungxxxx. "Semoga Allah menempatkan kan mu di surga Pak dhe didi," pungkas @damaxxxx.
Didi Kempot membuat heboh dunia hiburan dengan kabar kepergiannya yang cukup mendadak pada Selasa (5/5). Jenazah pria berusia 53 tahun itu pun kemudian dimakamkan di TPU Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi. Hal itu rupanya merupakan permintaan dari Didi sendiri yang ingin dimakamkan berdekatan dengan makam anak sulungnya.
(wk/wahy)