Fenomena ini akan sangat sayang untuk dilewatkan. Pasalnya, supermoon kali ini akan menjadi yang terakhir selama tahun 2020. Supermoon berikutnya baru bisa diamati pada Maret 2021.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 07 Mei 2020 - 17:03 WIB
WowKeren - Salah satu fenomena langit di malam hari yang indah dan sayang untuk dilewatkan adalah supermoon. Fenomena ini dapat diamati dari seluruh dunia termasuk Indonesia.
Di belahan bumi lain, fenomena ini disebut Flowermoon karena menandakan datangnya musim semi. "Bulan Purnama akan terjadi pada saat yang cukup berdekatan waktunya dengan saat Bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi (perigee), atau kadang disebut sebagai fenomena supermoon," tutur Peneliti Sains Antariksa LAPAN Bandung, Dr Johan Muhammad dilansir Kompas, Kamis (7/5).
Fenomena ini akan sangat sayang untuk dilewatkan. Pasalnya, supermoon kali ini akan menjadi yang terakhir selama tahun 2020. Supermoon berikutnya baru bisa diamati pada Maret 2021. Ia menuturkan jika puncak supermoon ini akan terjadi pada malam ini.
"Pada bulan ini, fase puncak purnama akan terjadi berdekatan waktunya dengan waktu tenggelamnya Matahari di kebanyakan wilayah di Indonesia,” tutur Johan. "Waktu puncak purnama sejatinya akan terjadi tanggal 7 mei, tapi Bulan akan berada di perigee pada tanggal 6 Mei."
Itulah sebabnya sejak kemarin, Rabu (6/5), bulan terlihat dengan jelas dan hampir teriluminasi dengan sempurna saat cuaca sedang cerah. Dikatakan Johan, bulan akan terlihat bulat sempurna sejak Rabu senja hingga fajar di hari Jumat (8/5) besok.
"Secara teknis Bulan akan tampak terang dan hampir bulat sempurna pada sekitar waktu-waktu tersebut," tutur Johan. "Yaitu mulai terbit Bulan saat senja tanggal 6 Mei hingga fajar tanggal 8 Mei."
Sehingga masyarakat di seluruh Indonesia bisa mengamati fenomena ini dengan jelas jika cuaca di wilayahnya cerah. "Bulan akan terbit di timur pada saat Matahari tenggelam, dan tenggelam di langit sebelah barat saat mendekati fajar," imbuh Johan.
(wk/zodi)