Hotman Paris menyampaikan kritik pada pemerintah saat kasus Corona diumumkan setiap harinya. Berdasarkan sebuah berita, pengacara kondang ini menilai data kasus Corona yang diungkap tiap harinya tak sesuai kenyataan.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Selasa, 12 Mei 2020 - 09:36 WIB
WowKeren - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memberi kritik soal kasus virus Corona (COVID-19) di Tanah Air yang diumumkan setiap harinya. Hotman membagikan screenshot berita yang memberi informasi bahwa Anies Baswedan mengira-ngira jumlah kasus Corona di DKI Jakarta mencapai 40-80 ribu.
Dalam berita tersebut, Anies mengungkap jumlah sebenarnya dari kasus positif Corona di Jakarta lebih tinggi dari yang diumumkan. "Ada dua hal yang berbeda di sini, yakni kasus COVID-19 dan hasil tes. Apa yang ditampilkan ke publik adalah hasil tes," kata Gubernur Jakarta itu pada Senin (11/5) kemarin,
Atas pernyataan Anies tersebut, Hotman meminta Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto untuk mengumumkan kasus positif Corona sesuai data sebenarnya. Pria Batak berusia 60 tahun ini mempertanyakan alasan pemerintah enggan mengungkap jumlah sebenarnya kasus Corona.
"Jubir Pemerintah( Pak Yuri) harus menjawab ini!" tulis Hotman. "Rakyat berhak tau! Apa kata Anis benar??knp Yuri bicara beda di tv tiap hari???"
Postingan Hotman tersebut langsung ramai dikomentari warganet dengan beragam reaksi. Beberapa netizen mengaku kurang percaya dengan pemerintah saat mengungkap data kasus Corona yang ada di Tanah Air.
"Pasti di bantah , sama halnya awal-awal pak anis corona sudah masuk jakarta .. Tapi si anu bilangnya itu Hoax mana datanya ... Gg lama kemudian bermunculan kasus2nya," tulis akun @ady***. "Jumlah warganya yg miskin aja ga bisa ngitung apalagi yg kena covid..auk ach..gelap Bang," sambung akun @lina***. "Kalo masih perkiraan, saya jg bisa mengira ngira pak, pake data akurat lah jgn kayak dukun lalu menakut2i warganya sendiri," tambah akun @maria***.
"Pak Anies ngitung sendiri ya? Klo cm kira2 saya juga bisa ngira2," komentar akun @nanay***. "Pemerintah jaman now hobinya TIPU2 rakyat," imbuh akun @ari***. "Kacau memang gubernur DKI Jakarta, tidak satu komando," kata akun @gyver***.
Sementara itu per Senin (11/5) kemarin, kasus COVID-19 di Tanah Air telah mencapai 14.265 orang. Tercatat, total angka kematian berjumlah 991 orang dan pasien yang dinyatakan sembuh dari corona mencapai 2.881 orang.
(wk/tria)