Kasus Corona di Chile Melonjak, Pemerintah Siapkan Ribuan Kuburan Baru
Dunia

Direktur pemakaman di Chile Rashid Saud mengatakan pihaknya telah menyiapkan setidaknya 2 ribu kuburan baru di kawasan pemakaman utama di Santiago. Hal ini sebagai bentuk antisipasi adanya lonjakan kasus corona yang terjadi baru-baru ini.

WowKeren - Kasus positif virus corona (COVID-19) di Chile mengalami lonjakan pada pejan ini. Hal ini membuat pemerintah akhirnya mengumumkan kebijakan penguncian wilayah (lockdown) mulai hari ini (15/5).

Negeri itu tadinya mencatat antara 350 dan 500 kasus baru dalam sehari, namun pada akhir pekan lalu tiba-tiba terjadi lonjakan. Hingga Rabu (13/5) waktu setempat, sebanyak 2.600 kasus baru tercatat dalam waktu 24 jam, dengan angka yang nyaris sama pada Kamis (14/5) waktu setempat.

Karena itu, pemerintah setempat telah menyiapkan ribuan kuburan baru di kawasan pemakaman utama di Santiago, ibu kota Chile. "Kami menyadari bahwa ini momen bersejarah dan kami mungkin memerlukan kuburan baru, karena kami melihat apa yang terjadi di negara-negara lain," ujar direktur pemakaman Rashid Saud dilansir AFP, Jumat (15/5).


Disebutkan bahwa para penggali makam tengah menyiapkan sekitar 2 ribu kuburan baru untuk menghadapi pandemi corona, yang sejauh ini telah merenggut 368 nyawa di Chile sejak 3 Maret lalu. "Kami harus membandingkannya dengan negara-negara lain yang telah menggunakan kuburan massal, dengan negara-negara yang mengalami orang-orang yang tewas di jalanan dan mayat-mayat yang membusuk di truk," ungkap Saud. "Itulah yang ingin kami hindari dan mudah-mudahan kami tidak perlu menggunakannya."

Kepala serikat pekerja pemakaman, Luis Yevenes, mengatakan, dirinya prihatin dengan situasi di kota-kota Chile lainnya, seraya menyebut "kurangnya kemampuan" di Valparaiso dan Vina del Mar di Chile tengah, dan kota-kota Concepcion dan Talcahuano, yang lebih jauh ke selatan.

Sementara itu, hingga Jumat (15/5), worldofmeters, telah mencatat sebanyak 37.040 kasus positif corona di negeri Amerika Selatan itu. Dengan jumlah korban meninggal sebanyak 368 dan yang sembuh berjumlah 15.655.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait