Ilmuwan Berhasil Temukan Planet Layak Huni Baru Bagi Manusia, Apa Namanya?
SerbaSerbi

Seorang ilmuwan dari University of Canterbury (UC) berhasil menemukan planet terbaru yang dinilai layak huni bagi umat manusia selain di Bumi. Lantas seperti apa dan dimana letaknya?

WowKeren - Seorang ilmuwan baru saja membeberkan sebuah penemuan yang sangat dinilai dapat mengubah kehidupan manusia. Ilmuwan ini berhasil menemukan sebuah planet baru yang ternyata bisa dihuni oleh umat manusia.

Dilansir Express, ilmuwan dari University of Centerbury (UC) yang bernama Antonio Herrera Martin membeberkan penemuannya seputar planet layak huni bagi manusia selain di Bumi. Planet tersebut diberi nama Ekstrasurya Super Bumi dan ditemukan berada dekat dengan pusat galaksi.

Martin mengklaim temuannya tersebut sangatlah langka. Pasalnya, planet tersebut menjadi satu-satunya yang memiliki ukuran serupa dengan Bumi. Bahkan, planet ini juga mengorbit layaknya Bumi.

”Untuk tahu bahwa ini adalah penemuan yang langka, maka waktu yang dibutuhkan untuk pengamatan bintang induk sekitar lima hari,” jelas Martin seperti dilansir dari situs Express, Senin (18/5). “Tapi planet ini terdeteksi hanya dalam waktu lima jam saja.”

Lebih lanjut Martin bersama rekan ilmuwan lainnya telah memastikan penemunya ini nyata dan bukan disebabkan adanya kesalahan sistem pada alat untuk mengamati. Ia mengaku telah mendapatkan karakteristik dari sistem bintang planet ini.


Planet Esktrasurya Super Bumi ini memiliki bintang dengan inti hanya 10 persen dari massa Matahari. Sedangkan massa planet ini, dilaporkan antara Bumi dan Neptunus. Selain itu, planet ini juga memiliki orbit antara Venus dan Bumi.

Sementara untuk periode revolusi, satu tahun di planet tersebut diperkirakan mencapai 617 hari. Hal ini disebabkan lantaran massa bintang induknya lebih kecil dari Matahari.

Ilmuwan memang kerap menemukan planet ekstrasurya yang baik ukuran hingga orbitnya sama dengan Bumi. Martin sendiri menjelaskan teknik yang digunakan sehingga dirinya berhasil menemukan planet layak huni bagi manusia tersebut.

”Teknik menemukannya menggunakan gravitasi lensa kecil (gravitational microlensing),” jelas Martin. “Efek ini jarang terjadi. Hanya satu dari sejuta bintang di galaksi yang terpengaruh.”

Sebelumnya, pengamatan planet layak huni untuk manusia selain Bumi ini telah dilakukan pada 2018 oleh Optical Gravitatianol Lensing Experiment menggunakan teleskop di Chile dan Korea Microlensing Telescope Network (KMTNet). KMTNet dilengkapi dengan kamera besar yang biasa digunakan untuk mengukur output cahaya dari 100 juta bintang setiap 15 menit.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait