Kasus COVID-19 Terus Meningkat Signifikan, Jokowi Sebut Jatim Butuh Perhatian Khusus
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Selain Jawa timur, Jokowi juga meminta agar pergerakan penyebaran virus corona di luar Pulau Jawa juga diperhatikan seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan

WowKeren - Peningkatan kasus corona (COVID-19) di Jawa Timur masih menjadi sorotan. bahkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyebut jika provinsi ini membutuhkan perhatian khusus terkait penanganan COVID-19.

"Pak Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto) juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Doni Monardo)," kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (27/5). "Betul-betul saya minta Jawa Timur jadi perhatian."


Kepala negara meminta agar pengendalian virus di Jatim bisa lebih dipercepat. Adapun yang dimaksud adalah terkait pengujian sampel hingga pelacakan orang yang terpapar virus. Begitu juga dengan ketersediaan fasilitas di rumah sakit darurat.

"Dibantu, diberikan dukungan penuh untuk Provinsi Jawa Timur," tutur Jokowi. "Terutama terkait kesiapan rumah sakit daruratnya."

Selain Jawa timur, Jokowi juga meminta agar pergerakan penyebaran virus corona di luar Pulau Jawa juga diperhatikan. Terutama di wilayah-wilayah dengan jumlah pasien positif corona yang terus meningkat. "Yaitu di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Papua," tegas Jokowi.

Seperti diketahui, penambahan kasus positif virus corona di Jawa timur terus meningkat secara signifikan selama 18 hingga 25 Mei. Lonjakan bahkan mencapai 133 persen. "Jatim sedang naik-naiknya ini," kata Kepala Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Wiku Bakti Bawono Adi Sasmito di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (26/5).

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta agar warga Jatim tidak dulu kembali ke DKI Jakarta untuk mencari nafkah untuk saat ini. Khofifah meminta agar sebelum kembali ke Jakarta, warga benar-benar dinyatakan sehat setelah menjalani observasi. Adapun imbauan yang disampaikan olehnya ini sudah sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat.

"Imbauan ini juga sesuai dengan apa yang diinstruksikan pemerintah pusat," kata Khofifah di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (26/5). "Agar tidak menimbulkan klaster penyebaran COVID-19 baru di Ibu Kota."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts