Bikin Nyesek, Ini Alasan Pria Asal Surabaya Ingin Pindahkan Jasad Ayahnya Dari Makam Corona
Getty Images
SerbaSerbi

Seorang pengacara di Surabaya saat ini tengah berjuang untuk memindahkan jenazah almarhum sang ayah dari pemakaman COVID-19. Terungkap, alasannya bikin nyesek.

WowKeren - Seorang pengacara di Surabaya, Dino Wijaya (42) saat ini sedang berjuang untuk memindahkan jenazah sang ayah dari pemakaman COVID-19 di TPU Keputih. Ia menilai keputusan keluarganya untuk memakamkan sang ayah di TPU Keputih sangatlah tidak tepat.

Dino mengungkapkan jika dirinya dan keluarga telah mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. “Alasannya ya karena stigma ke keluarga buruk sekali di mata tetangga, di mata kerabat, di mata klien dan teman-teman saya,” ungkap Dino seperti dilansir dari Detik, Kamis (23/7).

Stigma negatif yang didapatkan Dino ini terlihat dari perlakuan teman-teman dan warga setempat. Ia mengaku telah dikucilkan mereka semua lantaran sang ayah dikubur di pemakaman khsusu COVID-19. Dino mengatakan jika banyak pihak menuduh ayahnya meninggal karena terinfeksi virus corona.

”Misal teman-teman kuliah yang satu angkatan pernah keprucut ngomong gini 'No, aku durung oleh ke rumahmu (takziah) gak oleh arek-arek. Dino papae kena COVID',” cerita Dino. “Loh kan aku kaget, terus tak tanya balik kata siapa itu.”


”RW saya yang lama di Wonorejo juga bilang gak mau datang ke rumah duka karena diseneni (dimarahi) orang kampung,” sambungnya. “Dan gak ngelayat atau ngucapin duka ke ayah.”

Selain stigma negatif, Dino mengungkapkan alasan lainnya berniat memindahkan makam sang ayah. Ia mengaku sebagai seorang anak, dirinya dan keluarga masih belum memberikan penghormatan terakhir yang layak pada ayahnya.

”Bukan hanya stigma. Tapi saya seperti juga gak ngajeni wong tuo. Aku orang Kristen,” jelas Dino. “Kalau adatnya Muslim kan harus disembayangi, tahlilan dan macam-macam.”

”Kalau saya orang Kristen disemayamkan dulu di suatu tempat lalu keluarganya datang memberi penghormatan baru dikuburkan,” sambungnya. “Itu kan suatu bentuk penghormatan terakhir. Dan saya dan keluarga ndak bisa memberikan penghormatan terakhir itu.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait